Breaking News:

Berita Tabalong

Razia Tempat Nongkrong di Tabalong, Tujuh Orang Jalani Rapid Antigen

Hujan gerimis yang turun tak menyurutkan semangat petugas gabungan untuk kembali melakukan penertiban jam operasional dan prokes dengan sasaran tempat

Penulis: Dony Usman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/donyusman
Pengunjung angkringan yang jalani rapid antigen di Tabalong 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG-Hujan gerimis yang turun tak menyurutkan semangat petugas gabungan untuk kembali melakukan penertiban jam operasional dan prokes dengan sasaran tempat nongkrong di kawasan Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalsel, Senin (24/5/2021)

Dalam razia yang berlangsung hingga sekitar tengah malam ini petugas yang terlibat mulai dari Satpol PP Tabalong, Dinkes Tabalong, TNI, Polri dan juga aparatur Kecamatan Murung Pudak.

Rombongan bergerak dari halaman Pendopo Bersinar kemudian menyisir ke kawasan Mabuun, lanjut ke Maburai hingga ke seputaran Sulingan.

Sasarannya mencari tempat nongkrong, baik kafe maupun angkringan yang masih tetap buka melanggaran jam operasional, di atas dari pukul 22.00 wita.

Baca juga: VIDEO Petugas Razia Kafe di Kabupaten Tabalong, Temukan Pengunjung Masih Asyik Nongkrong

Baca juga: Pengelola Kafe di Kabupaten Tabalong Diingatkan Supaya Taat Aturan dan Lengkap Perizinan

Baca juga: Kembali Langgar Jam Operasional, Tiga Kafe di Tabalong Disegel dan Puluhan Kursi Diangkut

Baca juga: Terungkap dalam Razia Prokes, 2 Kafe di Murung Pudak Tabalong Ternyata Belum Miliki TUDP

Hasilnya dari penyisiran, kafe-kafe rata-rata tutup, termasuk yang dalam giat sebelumnya sudah ditindak, bahkan ada yanh disegel dan kursinya diangkut terpantau telah tutup.

Pengunjung  angkringan di Tabalong jalani rapid antigen.
Pengunjung angkringan di Tabalong jalani rapid antigen. (banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Hanya saja ada angkringan yang kedapatan masih buka, seperti di kawasan Mabuun dan juga di Sulingan, sehingga petugas langsung mengambil tindakan dan meminta segera ditutup.

Beberapa orang juga diminta untuk menjalani rapid antigen di tempat untuk diperiksa kondisi kesehatannya.

Sekretaris Satpol PP Tabalong, Subowo, yang diwawancarai usai razia, menyampaikan, rapid antigen dilaksanakan di dua tempat angkringan.

"Di Mabuun kita rapid ada lima orang hasilnya negatif, kemudian kita bergeser ke daerah Sulingan ada dua orang dan hasilnya juga negatif," katanya.

Ditegaskan Subowo, kepada pemilik angkringan yang kedapatan buka meski sudah di atas pukul 22.00 wita, diberi tindakan dengan teguran.

Selain itu juga akan dipanggil ke Kantor Satpol PP untuk tindak lanjut kenapa yang bersangkutan masih tetap buka di atas waktu yang telah ditentukan sesuai Perbup Tabalong No 18 tahun 2021. (banjarmasinpost.co.id/donyusman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved