Breaking News:

Serambi Mekkah

Bupati Banjar H Saidi Mansyur Launching Pelajar Manis

Bupati Banjar Saidi Mansyur launching Pelajar Manis, program pembelajaran jarak jauh berbasis video bagi pelajar dan pendidik, di SMPN 2 Kertak Hanyar

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
MC PEMKAB BANJAR
Bupati H Saidi Mansyur memukul gong yang menandai Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melaunching Pelajar Manis, sebuah pembelajaran atau program E-Learning Jarak Jauh Berbasis Video, di SMPN 2 Kertak Kertak, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (25/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melaunching Pelajar Manis,  sebuah pembelajaran atau program E-Learning Jarak Jauh Berbasis Video di SMPN 2 Kertak Hanyar, Selasa  (25/5/2021).

Ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur, disaksikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, dan jajaran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan launching Pelajar Manis akan membantu sekolah yang belum melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka dan yang akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka terbatas.

"Kabupaten Banjar mempunyai sekolah begitu banyak, jadi kita akan melakukan tatap muka secara bertahap dan pada hari ini sekaligus melaunching Pelajar Manis, yaitu Program E-Learning jarak jauh. Kita Launching Pelajar Manis dan kita komitmen dengan seluruh pendidik dan tenaga pendidik," jelas suami Hj Nurgita Tiyas saat di SMPN 2 Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Untuk persentase sekolah tatap muka terbatas hampir 50 persen yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah. 

Bupati H Saidi Mansyur menyerahkan bantuan kepada pelajar SMP saat Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melaunching Pelajar Manis, sebuah pembelajaran atau program E-Learning Jarak Jauh Berbasis Video, di SMPN 2 Kertak Kertak, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (25/5/2021).
Bupati H Saidi Mansyur menyerahkan bantuan kepada pelajar SMP saat Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar melaunching Pelajar Manis, sebuah pembelajaran atau program E-Learning Jarak Jauh Berbasis Video, di SMPN 2 Kertak Kertak, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (25/5/2021). (MC PEMKAB BANJAR)

Tapi secara bertahap, sekolah-sekolah yang tatap muka terbatas  terus dioptimalkan.

Ada 2 syarat yang harus dipenuhi. Pertama. seluruh tenaga pendidiknya harus divaksin secara lengkap. yaitu 2 kali vaksin.

Kedua, sekolah sudah mengisi cek list yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, menambahkan, persyaratan untuk pembelajaran tatap muka, maka pendidik dan tenaga kependidikan harus divaksinasi.

"Kami akan segera luncurkan pembelajaran tatap muka tahap kedua. Kalau yang tahap pertama baru sekitar 10 persen. Selanjutnya, 50-60 persen sekolah yang akan tatap muka," ujarnya.

Liana Penny mengucapkan terima kasih atas dukungan Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar atas program Pelajar manis.

Usai launching Pelajar Manis, dilaksanakan penyerahan antara lain  Al-Qur'an dan buku-buku islami dari Rumah Berbagi Kebaikan Yuri's Foundation kepada Bupati Banjar.

Kemudian, penyerahan bantuan Baznas Kabupaten Banjar kepada Dinas Pemuda dan Olahraga berupa 50 kitab  Al-Qur'an terjemah yang  diserahkan kepada tuan rumah MKKS dan disalurkan kepada duafa SMP.

Selanjutnya, penyerahan penghargaan kepada 3 guru dengan video pembelajaran yang mendapat viewers terbanyak di channel youtube Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar(AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved