Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

PSU Pilgub Kalsel, KPU Pastikan DPT Meninggal Tak Diberi Undangan

KPU Kalsel menegaskan DPT meninggal tidak akan mendapatkan undangan pada saat PSU Pilgub kalsel

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
humas KPU
Komisioner KPU Provinsi Kalsel koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Siswandi Reyaan saat memimpin monitoring pembentukan PPDP 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Temuan Bawaslu Tapin sebanyak 40 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di 18 TPS dari 24 TPS  PSU Pilgub Kalsel 2020 telah meninggal dunia dibenarkan KPU Kalsel.

Komisioner KPU Kalsel Divisi Program dan Data, Siswandi Reyaan mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan kepada KPU kabupaten kota terkait persoalan tersebut dalam rakor internal. 

"Kami sudah terangkan saat rakor soal itu,"kata Siswandi Rabu (26/5/2021).

Menurutya, terhadap DPT yang telah meninggal dunia jelas Siswandi akan diberi keterangan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di dalam DPT.

Baca juga: Surat Suara PSU Pilgub Kalsel 2020 untuk Kecamatan Banjarmasin Selatan Mulai Dilipat

Baca juga: Survei Tim BirinMu Sebut Unggul Dalam Elektabilitas Jelang PSU Pilgub Kalsel

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel, 40 Orang Meninggal Masuk Daftar Pemilih di Binuang, ini Kata KPU Tapin

"Tidak akan diberikan surat undangan bagi mereka yang sudah meninggal," tegasnya.

Menurutnya, KPU khususnya di daerah PSU yakni di Tapin, Banjar dan Banjarmasin jika menemukanDPT sudah meninggal dunia  sudah paham yang harus dilakukan terkait perlakuan terhadap pemilih yang TMS misalnya meninggal dunia.

Untuk diketahui, jumlah Pemilih yang terdaftar dalam DPT di 24 TPS yang akan PSU di wilayah Binuang sebanyak 6.398 Pemilih, dan 3 Pemilih yang masuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) pada Pemungutan Suara Pilgub Kalsel pada 9 Desember 2020. (banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved