Breaking News:

BTalk

BTalk, Pesimis Jemaah Haji Bisa Berangkat ke Tanah Suci Menurut Ketua DDII Kalsel

Sampai kini belum ada keputusan dari Pemerintah Indonesia atas keberangkatan haji tahun 2021 dikarenakan belum dapat izin dari Pemerintah Arab Saudi.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SYAIFUL ANWAR
Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Kalimantan Selatan yang juga Direktur Cabang PT Nur Ramadhan Wisata Banjarmasin, Ustaz H Chairani Idris, menjadi narasumber dalam bincang tentang keberangkatan jemaah haji tahun ini di acara BTalk Religi dan dipandu Kamardi, jurnalis Banjarmasin Post Group, Kamis (27/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rasa pesimis tergambar dari pernyataan Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Kalsel, Ustaz H Chairani Idris.

Pasalnya, tahun ini ummat Islam asal Indonesia, khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan, bisa melaksanakan ibadah haji tahun 2021. Namun kepastian bisa berangkat, masih belum ada.

"Ini sudah pertengahan Syawal, belum ada kepastian bisa berangkat haji atau tidak dari pemerintah," kata Chairaini di acara BTalk Religi dan dipandu Kamardi, jurnalis Banjarmasin Post Group, Kamis (27/5/2021).

Dijelaskan dia, Pemerintah Arab Saudii memberi jatah jemaah yang bisa melaksanakan ibadah haji hanya 60.000 orang.

Baca juga: Vaksinasi untuk Calon Jamaah Haji, Dinkes Banjarmasin Kerahkan 10 Tim Vaksinator

Baca juga: Calon Jamaah Haji Akan Jalani Vaksinasi Covid-19 di Kantor Kemenag Banjarmasin

"Khusus jemaah dari Arab Saudi sudah 15.000, sedangkan sisanya 45.000 dari luar. Ada pun jumlah negara yang akan memberangkatkah haji ada 200 negara. Kalau dibagi rata, tiap negara hanya dapat jatah 1.000 jemaah saja," rinci Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Kalsel tersebut.

Ini sungguh tak sesuai harapan ummat Islam, khususnya Indonesia. Mengingat sebelum pandemi, jumlah jemaah asal Bumi Pertiwi kalau normalnya sekitar 10 persen dari total jumlah jemaah haji seluruh dunia.

"Jumlah jemaah haji seluruh dunia ada sekitar 2 juta lebih, berarti jemaah Indonesia 200.000 lebih," sebutnya.

Kondisi pandemi Covid-19 ini, bila berdasarkan jatah quota yang diberikan pemerintah Arab Saudi sangat minim, tak sampai 1.000 orang.

Baca juga: Ibadah Haji 2021, Tahun Ini Arab Saudi Izinkan Jemaah Haji dari Luar Negeri Masuk

"Belum lagi Indonesia termasuk di antara 20 negara yang tak diizinkan masuk ke Arab Saudi karena wabah Corona cukup tinggi," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved