Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Dua Pekan Lebaran Belum Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Kota Banjarbaru

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, sebut tetap lakukan pelacakan pasien Covid-19 setelah Lebaran tapi tak terjadi lonjakan kasus.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/APRIANTO
Rizana Mirza, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarbaru di Kalimantan Selatan 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dua minggu pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau Lebaran 2021, angka penyebaran Covid 19 di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, tidak ada lonjakan kasus yang signifikan.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru, Rizana Mirza, yang berharap pula kepada masyarakat agar jangan selalu mengkhawatirkan angka lonjakan kasus.

"Kita jangan selalu ditanya soal ledakan Covid-19 pasca Lebaran. Itu sama saja berharap mati. Kita sama-sama berdoa semoga angka penyebaran masih bisa kita kendalikan," ujar Rizana.

Apalagi, Rizana mengaku ada isu macam-macam dimana Dinas Kesehatan dikatakan tidak maksimal bekerja dalam menangani Covid-19 sehingga angka penyebaran selalu tinggi.

Baca juga: Dinkes Kalsel Belum Temukan Kluster Lebaran untuk Penderita Covid-19

"Kalau dikatakan kami tidak pernah melakukan tracing dan tracking, itu saya tidak tahu isunya dari mana. Namun bukti nyata, pada Januari, Februari, Maret 2021, angka Covid-19 cukup tinggi," jalas dia.

Dengan tingginya angka temuan Covid-19 ini menjadi bukti Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru melakukan tracking dan tracing serta pelacakan Covid-19 yang aktif.

Di Kota Banjarbaru ada 10 puskesmas, sehingg apabila menemukan kasus langsung berupaya untuk melakukan pelacakan. 

"Misal di rumah tangga dengan melacak istri, suami atau anak di kantor yang menjadi klaster. Jadi dibandingkan daerah lain, Banjarbaru cukup tinggi. Artinya, kami melakukan pelacakan yang cukup aktif," ujar dia.

Baca juga: Respon Vaksinasi Biddokkes Polda Kalsel, 300 Warga Banjarmasin Barat Divaksin Covid-19 

Baca juga: Pasca Lebaran 2021, Kasus Covid-19 di Kabupaten Tanbu Ada 2 yang Meninggal

Mengenai jumlah setiap hari pelacakan kasus Covid-19, Rizana mengaku tidak menentu karena tergantung kasus dan kontak eratnya. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved