Breaking News:

Kabupaten Kotawaringin Timur

Koordinator Satpam PLTD Baamang Sampit Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Petugas teknisi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Baamang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah digegerkan

Polres Kotim
Korban saat dilakukan evakuasi oleh petugas. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA -Petugas teknisi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Baamang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah digegerkan dengan ditemukannya seorang satpam setempat yang meninggal di kamar mandi.

Jenazah Sukiman yang tak lain adalah koordinator satpam di kawasan PLTD PLN Baamang Sampit ditemukan rekannya di dalam kamar mandi dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi duduk tersandar sehingga saat itu juga rekannya gaduh yang dalam posisi seperti itu sehingga melaporkanya ke polisi, Kamis (27/5/2021).

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin melalui, Kapolsek Baamang, AKP Ratno, membenarkan pihaknya menerima laporan penemuan jasad koordinator satpam PLTD Baamang yang terduduk di dalam kamar mandi tersebut, sehingga pihaknya datang ke lokasi untuk memeriksanya.

Diungkapkan dia, lokasi penemuan jenazah tersebut, berada di Jalan Muchran Ali Kompleks perumahan PLTD Baamang RT. 013 RW. 004 Kelurahan, Baamang Tengah Kecamatan, Baamang Kabupaten Kotim , Kalteng.

Baca juga: Lakalantas Kalsel, Berhenti Mendadak, Pengendara Motor di Mandiangin Tewas Tertabrak Truk

Baca juga: Gantung Diri di Tabalong Kalsel, Kakek 81 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Teras Belakang Rumah

Baca juga: Identitas Korban Perahu Tenggelam di Waduk Riam Kanan Kalsel, 1 Korban Tewas Anggota TNI AU

Keterangan Kapolsek, korban diduga meninggal karena sakit, karena ada riwayat memiliki sakit jantung, demikian juga saat dilakukan visum at repertum, tidak ada ditemukan bekas tanda kekerasan.

"Hasil dari Visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh Korban, dia meninggal diduga kuat karena sakit , karena menurut keterangan rekan kerja , korban mempunyai riwayat Penyakit Jantung," ujarnya.

Sementara itu, permintaan keluarga yakni kakak korban agar tidak di lakukan otopsi dan setelah di visum agar di bawa ke rumah beliau jalan Anggur II Kelurahan Mentaya Baru Hilir Kecamatan Mentawa Baru Ketapang untuk di makamkan."Sudah ada surat keterangan untuk tidak diotopsi," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved