Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

Pasca Putusan MK, KPU Banjarmasin Segera Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota

KPU Banjarmasin pun berencana segera melakukan penetapan paslon H Ibnu Sina-Arifin Noor sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Banjarmasin 2020

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Hari Widodo
Youtube MK RI
Paslon petahana Pilwali Banjarmasin 2020, H Ibnu Sina-Arifin Noor.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sengketa Pilkada (Pilwali) Banjarmasin 2020 yang bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK) RI berakhir.

Hal ini seiring dengan adanya putusan dari MK yang menolak permohonan gugatan dari pasangan calon (paslon) Hj Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) hari ini Kamis (27/5/2021).

Point penting dari putusan MK tersebut, yakni memerintahkan KPU Banjarmasin untuk menetapkan paslon suara terbanyak yakni paslon H Ibnu Sina-Arifin Noor sebagai paslon terpilih sesuai dengan keputusan KPU Banjarmasin nomor 47/PL.02.6-Kpt/6371/KPU-Kot/V/2021 tentang penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara pasca putusan MK nomor 21/PHP.KOT-XIX/2021 dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin 2020 bertanggal 2 Mei 2021.

Terkait adanya putusan MK ini pula, KPU Banjarmasin pun berencana segera melakukan penetapan paslon H Ibnu Sina-Arifin Noor sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Banjarmasin 2020.

Baca juga: Sengketa Pilwali Banjarmasin Berakhir, Ini Komentar Tim Hukum AnandaMu Maupun Kubu Petahana

Baca juga: Gugatan AnandaMu Ditolak MK, H Ibnu Sina-Arifin Noor Langsung Sujud Syukur

Bahkan Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Banjarmasin, Syafruddin Akbar menerangkan pihaknya pun sebenarnya sudah siap melaksanakan putusan MK tersebut.

"Kami sebenarnya sudah siap melaksanakan penetapan, bahkan tempatnya sudah kami siapkan di G'Sign Hotel Banjarmasin," ujarnya kepada awak media.

Meskipun demikian, Syafruddin Akbar mengatakan bahwa pihaknya masih harus menunggu surat dari KPU RI.

"Secara kelembagaan kita berada di bawah KPU RI, dan kita pun menunggu sirat dari KPU RI untuk melakukan penetapan mengacu pada putusan MK," katanya.

Ditambahkan juga oleh Syafruddin Akbar bahwa penetapan sendiri paling lambat dilakukan dalam tiga hari kerja setelah adanya putusan MK.

Untuk itulah Syafruddin Akbar memperkirakan bahwa penetapan kemungkinan dilaksanakan antara Senin (31/5/2021) maupun juga Rabu (2/6/2021).

"Kebetulan Selasa (1 Juni 2021, red) kan tanggal merah, jadi antara Senin atau Rabu," jelasnya.

Baca juga: Gugatan AnandaMu Rontok, MK Terima Eksepsi KPU dan Petahana Pilwali Banjarmasin

Dijelaskan juga oleh Syafruddin Akbar bahwa semua paslon akan diundang pada saat pelaksanaan penetapan paslon terpilih.

"Semua paslon kita undang, termasuk juga perwakilan dari tim pemenangan serta instansi yang terkait," pungkasnya.(banjarmasinpost.co.id/frans rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved