Breaking News:

Berita HSU

Tak Lagi Digunakan, Setiap Pagi Dermaga di Desa Telaga Silaba HSU  Kini Jadi Pasar Ikan

Dermaga di Desa Telaga Silaba yang tidak lagi digunakan kini setiap pagi berubah menjadi pasar ikan. Para nelayan, menjual hasil ikan tangkapannya.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Dermaga Telaga Silaba bila pagi ramai para nelayan menjual hasil tangkapannya, Kamis (27/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Saat memasuki musim kemarau biasanya para nelayan berubah mencari mata pencaharian menjadi petani.

Hal ini karena lahan rawa yang biasanya dipenuhi air akan menjadi lahan pertanian.

Namun bagi warga yang tetap ingin menikmati ikan sungai hasil tangkapan warga masih banyak ditemui di pasar subuh di Desa Telaga Silaba Kecamatan Amuntai Selatan. Setiap hari mulai dari subuh hingga sekitar pukul 09.00 wita.

Para nelayan biasanya menjual hasil tangkapan kepada pedagang yang kemudian dijual langsung ke konsumen. Karena hanya berpindah satu tangan harga ikan hasil tangkapan bisa lebih murah dipasar ini.

Baca juga: KalselPedia - Pasar Subuh Telaga Silaba Jual Ikan Segar Tangkapan Nelayan

Baca juga: Petani Desa Telaga Silaba HSU Optimistis Panen Lebih Baik Setelah Ada Bantuan ini dari Penyuluh

Jenis ikan yang sering ditemui seperti ikan sepat dan juga ikan gabus meskipun masih banyak ikan jenis lain yang dijual di pasar subuh ini.

Pasar ini dulu ramai karena ada dermaga sehingga banyak nelayan yang langsung ke pasar usai mencari ikan pada malam harinya. Dan meskipun saat ini dermaga sudah tidak ada lagi namun pasar ini sudah terlanjur ramai.

Bahkan saat ini bukan hanya menjual ikan namun juga berbagai macam kebutuhan sehari hari termasuk makanan dan bahan pokok.

Sani salahsatu warga sekitar mengatakan meskipun pasar tidak terlalu besar dan luas namun cukup lengkap.

“Ikannya masih segar dan juga lebih enak jika hasil tangkapan sungai, tapi banyak juga ikan tambak,” ujar.

Dermaga yang ada di Desa Telaga Silaba saat ini sudah tak digunakan lagi. Dermaga ini dulunya  menjadi tempat persinggahan kapal yang melintas menuju antar kecamatan.

Baca juga: Padi di Desa Telaga Silaba Diserang Tikus, Panen Terpaksa Dipercepat, Segini Kerugiannya

Saat ini semakin banyak alat transportasi darat menyebabkan transportasi air yang menggunakan aliran sungai sudah cukup jarang terlihat. 

Dermaga yang terdapat toilet umum ini saat ini juga sudah tampak tak begitu terawat. Hanya digunakan sementar bagi pedagang ikan. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved