Breaking News:

Sport

Olahraga IBA-MMA Berkembang Pesat di Kalsel

IBA-MMA atau olahraga tarung bebas di tingkat amatir disukai anak muda di Kalsel sebagai aktivitas olahraga prestasi ataupun olahraga rekreasi.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Alpri Widianjono
ISTIMEWA
Kepala Prodi Pendidikan Olahraga Uniska MAB Banjarmasin yang juga pelatih fisik tinju Kalimantan Selatan, Hegen Dadang Prayoga. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Perkembangan olahraga MMA (Mixed Martial Arts) saat ini lebih pesat dan maju dibandingkan masa sebelumnya.

Kondisi demikian juga dipengaruhi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diimplementasikan ke dunia olahraga.

Salah satunya, dibuktikan dengan adanya beberapa macam cabang olahraga baru, khususnya di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pelatih fisik petinju Kalsel yang juga Kepala Prodi Pendidikan Olahraga Uniska MAB Kalsel, Hegen Dadang Prayoga, mengungkapkan salah satu cabang olahraga yang perkembangan paling cepat adalah bela diri.

Baca juga: Pegulat Kalsel Agus Setia Budi Ambil Pelajaran dari Ajang MMA yang Diikuti

Baca juga: Suprianti Rambat Terpilih Aklamasi Sebagai Ketum Pengprov IBA MMA Kalteng

Dia kemudian menyebut, Sambo, Ju-Jitsu, Kurash, Muaythai dan IBA-MMA (Indonesia Beladiri Amatir-Mixed Martial Art) atau olahraga tarung bebas di tingkat amatir.

"Sekarang ini mungkin menjadi salah satu yang menarik dan disenangi muda-mudi sebagai aktivitas olahraga prestasi ataupun sebagai olahraga rekreasi di Kalimantan Selatan," paparnya.

Menurutnya pula, olahraga bela diri campuran (MMA) ini mungkin ada juga yang berlatih tinju, gulat dan lainnya.

Sejak adanya kepengurusan cabor ini, para atlet nantinya bisa fokus di satu tempat yang memang mempunyai  sarana-prasarana khusus. Dengan begitu, fokus untuk meraih prestasi bisa semakin jelas dan terarah.

Baca juga: GADIS Mungil Mengamuk dan Hajar Pencuri HP hingga Berdarah-darah, Ternyata Si Cewek Petarung MMA

Beberapa faktor penting yang bisa menjadi perhatian, menurutnya, senergitas antara cabor dengan perguruan tinggi Program Studi Olahraga.

Misalnya, dengan cabor bela diri yang memang sudah memiliki prestasi nasional maupun Internasional di Kalsel , yaitu gulat, tinju, pencak silat dan lainnya.

"Mengingat, cabang olahraga ini masih berumur muda di Kalimantan Selatan," pungkas Hegen.

(Banjarmasinpost.co.id/Irfani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved