Breaking News:

Garuda Indonesia Tawarkan Pensiun Dini

Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air Tawarkan Pensiun Dini, Kemnaker: Minimalkan PHK Karyawan

Kemnaker meminta Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air meminimalkan PHK karyawan, usai menawarkan program pensiun dini

ANTARA/MUHAMMAD DEFFA
Pesawat Garuda Indonesia. Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air Tawarkan Pensiun Dini, Kemnaker: Minimalkan PHK Karyawan 

"Perlu juga untuk diperhatikan arahan Bapak Presiden RI agar tidak ada PHK pada Pandemi ini. Pilihannya memang sulit untuk manajemen (GIAA), karena situasi dan kondisi yang kesulitan keuangan karena Covid-19," sambung Muzaeni.

Dia memberikan gambaran, kondisi penerbangan sangat telak terhantam pandemi covid-19. Tak hanya untuk domestik, tapi juga industri penerbangan global. Delapan bulan awal pandemi (Maret-Oktober 2020) merupakan masa yang sangat sulit bagi industri penerbangan seiring dengan jumlah penumpang yang anjlok drastis.

Meski masih jauh dari level normal, jumlah penumpang mulai merangkak naik pada November 2020 dan dua pekan awal Desember 2020. Jumlah penumpang kembali merosot pada masa Januari-Maret 2021 lantaran merupakan masa isian rendah (low season) bagi industri penerbangan.

"Kiranya pemerintah secepatnya turun tangan untuk membantu penyelesaian permasalahan Garuda Indonesia. Agar bisa melewati masa yang sangat sulit ini, tanpa mengurangi karyawannya. Insyaa Allah akan menjadi lebih baik lagi," ujar Muzaeni.

Baca juga: Peniadaan Mudik Berakhir,  Penerbangan Bandara Syamsudin Noor Capai 31 flight

Baca juga: Hari Kedua Lebaran 2021, Tidak Ada Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, Perantau Batal Mudik

Sebagian artikel ini tayang di kontan.co.id dengan judul Inilah penyebab Garuda Indonesia lakukan pensiun dini kepada karyawan dan Asosiasi Pilot Garuda minta pemerintah turun tangan atasi persoalan Garuda (GIAA)

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved