Breaking News:

Berita Banjarmasin

Masuk Daftar Sekolah Terbaik se Indonesia di LTMPTN, SMAN Banua Kalsel Optimis Pertahankan Prestasi

SMA Banua Kalsel masuk dalam daftar sekolah terbaik se Indonesia. pantauan di laman LTMPT, Minggu (30/5/2021) sore, SMA Banua menduduki posisi 11

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Risa Lisdariani untuk Bpost
Suasana Kegiatan pembelajaran siswa di SMAN Banua Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan 1.000 SMA/sederajat terbaik se Indonesia.

Sekolah-sekolah tersebut diurut berdasarkan nilai rerata Tes Potensi Skolastik (TPS) Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020.

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, SMA Banua Kalsel Kabupaten Banjar masuk dalam 10 besar sekolah terbaik, tepatnya berada di urutan ke 5.

Namun berdasarkan pantauan langsung di laman LTMPT, Minggu (30/5/2021) sore, SMA Banua Kalsel menduduki posisi 11 terbaik se Indonesia.

Baca juga: Sambut Tahun Baru Islam 1442 H, OSIS SMAN Banua Kalsel Adakan Tabligh Virtual

Baca juga: 50 Persen siswa SMAN Banua Lulus SBMPTN, Sisanya Menunggu Jalur Mandiri

Yakni dengan nilai rerata UTBK 586,834 dengan nilai tertinggi 639,368, nilai terendah 492,293 dan nilai standar deviasi 31,42.

Terkait hal itu,  Plt Kepala SMAN Banua Kalsel Bilingual Boarding School (BBS), Risa Lisdariani M Pd, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian prestasi tersebut.

Meski demikian menurutnya hal itu sekaligus menjadi tanggung jawab besar bagi pihaknya untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan peringkat UTBK secara nasional.

"Ini tentunya tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan semua pihak, untuk menjalankan program sekolah yaitu pembinaan UTBK di kelas 12. Dukungan yang dimaksud adalah dari tenaga pendidik dan kependidikan," katanya. 

Risa menjelaskan siswa yang menjadi sasaran program pembinaan UTBK juga sangat antusias, mengikuti program yang memang dijadikan program unggulan.

"Dari 83 siswa 10 persen lulus SNMPTN, beasiswa, kedinasan, sementara SBMPTN
UTBK sekitar 77 persen," ungkapnya.

Baca juga: Lulus SBMPTN di Kedokteran ULM, Begini Cerita Siswa SMAN Banua Lakukan Persiapan

Untuk itu, Risa optimis, bisa mempertahankan dan lebih meningkatkan capaian prestasi tersebut, meski ditengah keterbatasan proses belajar di masa pandemi covid-19.

"Kami akui ada ketidakmaksimalan dalam program ini karena dilaksanakan secara daring, walaupun demikian program tetap kami jalankan karena kami berprinsip bahwa kualitas harus dijaga, walau dalam kondisi apa pun, sebab universitas juga tidak menurunkan mutu di masa pandemi ini," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved