Breaking News:

Berita HSU

VIDEO Perajin Sasirangan Kabupaten HSU Latihan Bikin Produk Menggunakan Bahan Pewarna Alami

Perajin Sasirangan Kabupaten HSU yang ikut pelatihan penggunaan warna alami adalah mereka yang sudah mahir, punya usaha sendiri dan pemasarannya luas.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAIBadan Restorasi Gambut (BRG) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) , Kalimantan Selatan, kembali mengadakan pelatihan untuk Perajin Sasirangan.

Tujuannya, meningkatkan kemampuan mereka menghasilkan produk dari Kain Sasirangan dengan menggunakan bahan Pewarna Alami.

Pelatihan ini ditujukan untuk Perajin Sasirangan yang memang sudah mahir, memiliki usaha sendiri dan memiliki produk yang dijual dalam jumlah banyak dan dalam cakupan yang cukup luas.

Dan peningkatan kemampuan Perajin Sasirangan ini juga diarahkan agar mampu menghasilkan produk dengan model yang lebih modern dan bervariatif.

Baca juga: Perajin Sasirangan di Kabupaten HSU Pakai Pewarna Alami, Aman Bagi Kulit Sensitif

Pihak BRG Kabupaten HSU menggandeng PT Kekean Primanda Indonesia yang telah dikenal secara nasional dan internasional.

Dikatakan CEO PT Kekean Primanda Indonesia, Ahmad Nurhasim atau yang sering disaaa Aam, pelatihan kali ini adalah pengaplikasian pewarna alam terhadap tekstil kepada Perajin Sasirangan untuk yang tingkat mahir.

“Hasil sasirangan dengan pewarna alami yang dibuat oleh perajin Kabupaten Hulu Sungai Utara sudah bagus. Namun, masih dapat ditingkatkan dalam kualitas warna, motif dan pemilihan material,” ujarnya.

Saat ini, Perajin Sasirangan di Kabupaten HSU tersebut masih mengulang produk yang sudah sering dibuat.

Baca juga: Kreasi Sasirangan Pewarna Alami Desa Peduli Gambut Jadi Souvenir Hari Jadi Kabupaten HSU

Karena itu, mereka diarahkan untuk merambah ke fashion lain, sehingga konsumen juga bisa memiliki pilihan yang lebih banyak untuk membeli produk sasirangan dengan bahan Pewarna Alami.

Keunikan dari Kain Sasirangan yang menggunakan bahan Pewarna Alami, menurut Aam, memang perlu terus diedukasikan kepada masyarakat.

Terpisah Enik Maslahah, Dinamisator BRG Kalimantan Selatan, mengatakan, pelatihan yang dilaksanakan kali ini bukan hanya untuk pembuatan Kain Sasirangan dengan Pewarna Alami, namun juga pembuatan hand sanitizer alami yang akan dilanjutkan di hari berikut.

Enik Maslahah, Dinamisator Badan Restorasi Gambut Kalimantan Selatan.
Enik Maslahah, Dinamisator Badan Restorasi Gambut Kalimantan Selatan. (BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI)

“Kami berharap kelompok masyarakat bisa meningkatkan kualitas produk mereka yang Ramah Lingkungan.  Kegiatan ini diikuti oleh tiga kelompok yang memang sudah mahir dan meimiliki usaha sendiri,” ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved