Breaking News:

Berita Banjarmasin

VIDEO Tim Advokasi Korban Banjir Kalsel Catat Kerugian Immaterial

Kerugian immaterial diajukan korban banjir di Kalsel melalui tim advokasi ke Pemprov Kalsel senilai Rp 1,349 triliun yang bersumber dari data BPPT.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Sejumlah korban banjir di Kalimantan Selatan, melalui tim advokasi hukum, mengajukan gugatan terhadap pemerintah provinsi.

Tim Advokasi Korban Banjir Kalsel juga mencatat kerugian immaterial , dengan pokok Gugatan Perbuatan Melanggar Hukum oleh Badan dan/atau Pejabat Pemerintah (Onrechtmatige Overheidsdaad).

Kerugian immaterial tersebut senilai Rp 1,349 triliun yang bersumber dari data Tim Reaksi Cepat Pusat Teknologi Pengembangan Sumber Daya Wilayah, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang dikeluarkan pada 22 Januari 2021.

Rincian kerugian akibat Banjir di Kalsel, sektor pendidikan sekitra Rp 30,446 miliar, kesehatan dan perlindungan sosial sekitar Rp  46,533 miliar, produktivitas masyarakat sekitar Rp 604,562 miliar dan pertanian sekitar Rp 216,266 miliar.

Baca juga: Tim Advokasi Hukum Korban Banjir Kalsel Gugat Pemprov Kalsel ke PTUN Banjarmasin

Baca juga: Tutup Posko Pengaduan, Tim Advokasi Hukum Korban Banjir Kalsel Terima 27 Surat Kuasa Dari Warga 

Dijelaskan Koordinator Tim Advokasi Hukum Korban Banjir Kalsel, Muhamad Pazri, kerugian Immateriil sesungguhnya diserahkan kepada Majelis Hakim yang mengadili perkara a quo.

"Sehingga demi kepentingan keadilan, maka bagi warga Kalimantan Selatan lain yang bukan sebagai Pemberi Kuasa dalam perkara a quo, atas perbuatan Pemprov Kalsel, juga perlu mendapatkan ganti kerugian," katanya di Banjarmasin, Sabtu (29/5/2021).

Lanjut Pazri mengatakan bahwa sebelumnya ada wacana pemerintah pusat, melalui BNPB, memberikan bantuan.

Bantuan tersebut berupa dana stimulan untuk rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terdampak banjir.

Baca juga: Tim Advokasi Korban Banjir Kalsel Perpanjang Masa Penerimaan Pengaduan

Baca juga: Advokat Ini Soroti Bencana Banjir di Kalsel dari Aspek Hukum, Buka Posko Pengaduan

Adapun besarannya senilai Rp 50 juta untuk rumah rusak berat, Rp 25 juta untuk rumah rusak sedang dan Rp 10 juta untuk rumah rusak ringan.

"Namun sampai saat ini tidak ada realisasi dan tidak memberikan kepastian hukum bagi para korban banjir  Kalsel," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Penulis: Muhammad Rahmadi
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved