Breaking News:

Berita Banjarbaru

VIDEO Dinding di SMPN 15 Sering Retak, Ketua DPRD Banjarbaru Temukan Ini

Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah, saat sidak ke SMPN 15 Banjarbaru menemukan sejumlah bagian retak karena tanahnya tidak kuat menopang bangunan

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah, mendatangi SMPN 15 Banjarbaru untuk melihat bagian yang mengalami kerusakan.

Dalam kunjungannya, politisi Partai Gerindra Banjarbaru ini berkeliling melihat bagian yang retak di sejumlah ruangan di sekolah yang berada dekat dengan Bandara Internasional Syamsuddin Noor tersebut.

Sekolah ini terletak di wilayah Tegal Arum, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.  

Menurutnya, tanah tempat sekolah ini berdiri, menjadi masalah yang harus diperhatikan.

Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru: Sembuh 20 Pasien, 1 Orang Meninggal

Baca juga:  Perusda Bangun Banua Kembangkan Bisnis Kafe di Banjarbaru, Ini harapan Perusahaan dan Pemprov

"Tanah di sini lunak. Rawa dan gambut. Jadi, ada potensi retakan bangunan di sekolahan," kata Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah SH MH yang datang sendiri ke sekolah.

Oleh sebab itu agar tidak selalu direnovasi membuang-buang anggaran, dia mengusulkan untuk dilakukan  perbaikan fondasi bagi kelas yang baru dibangun sesuai kondisi tanah.

"Agar fondasi bangunan lebih mantap, salah satunya adalah menggunakan fondasi cakar ayam dalam pembangunan kelasnya," kata dia.

Tahun lalu, usulan dari DPRD Banjarbaru untuk SMPN 15 juga telah ditanggapi Pemko Banjarbaru, dalam hal ini Dinas Pendidikan.

Baca juga: VIDEO 20 Disabilitas Ikuti Pelatihan Budi Daya Ikan Sistem Bioflok di Kota Banjarbaru

Baca juga: Disdik Banjarbaru Larang Sekolah Jual Buku Pendamping, Kepsek Ini Tak Tahu Pengganti Buku Pengayaan

Dikatakan Hendra Parmadi, Kasi Sarana dan Prasarana SMP Disdik Banjarbaru, telah dibangun fondasi yang kuat sesuai kondisi tanah setempat.

Pada 2020, dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus, telah dilaksanakan pembangunan sarana dan prasarana sekolah. 

Sudah ada pembangunan empat bangunan dengan anggaran kurang lebih mencapai Rp 1 miliar. "Tiga ruang kelas dan satu ruang lain," sebut dia.

Perwakilan SMPN 15 Banjarbaru, Rusdi mengaku di SMPN 15 ini ada 14 ruangan dan empat di antaranya sudah menggunakan fondasi yang kuat. "Dari 14, sudah 4 fondasi cakar ayam," ujar guru Bahasa Indonesia ini.

(Banjarmasinpost.co.id/KHairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved