Breaking News:

Kebun Agrowisata Polibag di Banjarmasin

Wisata Kalsel, Bibit Tanaman di Kebun Agrowisata Polibag Banjarmasin Ini Belinya Via Online

Sebagian bibit tanaman di Kebun Agrowisata Polibag di Banjarmasin, alan Pramuka, Kompleks Rahayu Gardu Mekar Indah Jalur 2, beli di Jawa secara online

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SYAIFUL ANWAR
Kebun milik Lies Pribadi yang sering menjadi spot foto ibu-ibu, yakni di taman agrowisata di Jalan Pramuka, Kompleks Rahayu Gardu Mekar Indah Jalur 2, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (31/5/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kebun Agrowisata Polibag di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, di antara ada tanaman tomat yang cukup mungil.

Rupanya, sebagian tanaman di kebun percontohan Iwapi Banjarmasin tersebut, bibitnya didatangkan dari Jawa.

"Sebagian bibit tanaman ini, beli secara online, dari Jawa," kata Lies Pribadi, pemilik kebun agrowisata di Jalan Pramuka, Kompleks Rahayu Gardu Mekar Indah Jalur 2, Banjarmasin, kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (31/5/2021).

Selain membeli di Jawa, lanjut dia, ada juga bibitnya yang berasal dari Banjarmasin dan daerah sekitar.

Baca juga: Wisata Kalsel, Berkebun Polybag Mulai Memasyarakat di Banjarmasin

Baca juga: Wisata Kalsel : Kebun Agrowisata Polibag Tumbuh Subur, Dipupuk Kandang Produksi Sendiri

Baca juga: Kunjungi Agrowisata Polibag, Istri Wali Kota Terpilih dan IWAPI Banjarmasin Panen Tomat

"Sekarang ini kami mengembangkan bibit dari buah yang cukup bagus," imbuhnya.

Kecuali tanaman yang tidak sesuai harapan, misalkan tomat, akan dicari yang buahnya ukuran besar.

"Kalau mentimun, pare dan lain-lain, malah ukurannya jumbo atau cukup besar," tandasnya.

Ditambahkan Lies, hasil petikan di kebun sendiri sangat disukai pedagang saat dijual di pasar.

Baca juga: Wisata Kalsel : Gagal Wujudkan Labirin, Kebun Agrowisata Polybag Ini Tetap Keren Untuk Selfie

Baca juga: Wisata Kalsel : Wanita Banjarmasin Ini Sulap Eks Jemuran Laundry Jadi Kebun Agrowisata

"Tomat atau karawila dan mentimun ukuran besar. Tiga biji, sudah mencapai satu kilogram. Melihat ukuran besar dan segar, pedagang berebut membeli. Kami menjualnya cukup murah," jelasnya.

Menurut Lies, supaya bisa menghasilkan lebih banyak lagi, rencananya melakukan pembibitan lebih baik dan  instensif lagi.

"Mudahan, kebun kami lebih berkembang. Kami juga membikin tempatnya lebih menarik lagi, sehingga bisa menjadi spot foto," pungkas Lies. 

(Banjarmasinpost.co.id/Syaiful Anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved