Breaking News:

Berita Balangan

Pasca Insiden Orang Tenggelam, Pengawasan di Objek Wisata Batu Badinding Ditingkatkan

Pokdarwis Desa Liyu berencana akan meningkatkan pengamanan dan pengawasan pada objek wisata Batu Badinding, Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Bal

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Wisatawan Pemandian Batu Badinding menikmati sungai yang berada di antara bebatuan pada kawasan wisata 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Pokdarwis Desa Liyu berencana akan meningkatkan pengamanan dan pengawasan pada objek wisata Batu Badinding, Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel.

Rencana tersebut sebagai upaya pihak pengelola untuk mencegah adanya hal yang tidak diinginkan, mengingat pada Minggu (29/5/2021) kemarin sempat ada insiden bocah tenggelam yang menyebabkan meninggal.

Ketua Pokdarwis Desa Liyu, Megi menerangkan, objek wisata Batu Badinding, Desa Liyu saat ini statusnya ditutup untuk umum. Penutupan berlangsung sejak beberapa waktu lalu ketika PPKM Mikro dilaksanakan.

Baca juga: Tenggelam di Wisata Pemandian Batu Badinding Balangan Kalsel, Bocah 6 Tahun Ditemukan Meninggal

Baca juga: Sempat Diduga Tenggelam di Sungai Awang Banjarmasin, Korban Dibawa Pulang ke Pekapuran B

Baca juga: Kisah Sungai Awang di Kota Banjarmasin, Lokasi Seorang Lelaki Diduga Tenggelam

Baca juga: VIDEO Tenggelam di Waduk Riam Kanan, Begini Prilaku Tak Biasa Anggota TNI AU Ini Sebelum Kejadian

Namun pihaknya juga tidak bisa melarang adanya orang yang masuk. Apalagi semasa ditutupnya objek wisata, tidak ada pengawasan secara intens pada pintu masuk menuju objek wisata.

"Kami segenap pengurus akan lebih meningkatkan pengawasan yang sebelumnya sudah dilakukan saat objek wisata dibuka dan perlu diketahui saat ini objek wisata desa Liyu ditutup," ucap Megi, Selasa (1/6/2021).

Bahkan jelasnya, ketika objek wisata dibuka, sedikitnya ada tiga orang yang ahli dan memiliki ilmu tentang SAR untuk mengamankan dan mengawasi pengunjung yang berwisata. Tak habis disitu, pihaknya juga menyediakan pelampung dan tubing sebagai fasilitas keamanan saat mandi.

Objek wisata pemandian Batu Badinding, diketahui merupakan objek wisata alam yang dianggap cukup asri. Tak dipungkiri, banyak pengunjung yang datang bahkan ketika tempat tersebut ditutup.

Namun, larangan juga tak bisa dilakukan kepada pengunjung yang datang meskipun pengumuman penutupan objek wisata sudah diberikan. Baik melalui media sosial maupun mulut ke mulut.

Sebagai bentuk antisipasi adanya pengunjung di masa penutupan objek wisata tersebut, Megi pun mengimbau agar wisatawan yang datang harus melakukan pemberitahuan terlebih dahulu kepada pengelola objek wisata.

Ia juga mengingatkan apabila ada orangtua yang datang ke tempat tersebut dan membawa anak kecil, maka wajib dilakukan pengawas secara lebih intensif. Sehingga meminimalisir hal yang tidak diinginkan.

Pada masa ditutupnya objek wisata ini pula, Pokdarwis Desa Liyu terus mengembangkan sarana dan prasarana yang ada di tempat tersebut. Baik pembangunan sejumlah fasilitas pendukung, maupun penambahan alat keamanan dan keselamatan saat mandi.

Pada zona pemandian tersebut rencananya juga akan ditambahkan papan informasi berupa peringatan. Selain itu, informasi tentang titik rawan sungai dan kedalaman air.
(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved