Breaking News:

Berita Banjarbaru

Pemprov Kalsel Serahkan Pembangunan Jalan Tol Banjarbaru-Batulicin Pada Investor, Ini Alasan Sekda

Pemprov Kalsel memutuskan untuk menyerahkan kelanjutan pembangunan Jalan bebas hambatan Banjarbaru - Batulicin Tanbu Provinsi Kalsel kepada investor

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Sebuah angkutan pedesaan melintas di jalan bebas hambatan Banjarbaru- Batulicin di Desa Awang Bangkal Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, Selasa (1/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Beratnya beban keuangan daerah yang tengah fokus penangaan Covid-19 dan pasca Banjir, membuat Pemprov Kalsel memutuskan untuk menyerahkan kelanjutan pembangunan Jalan bebas hambatan Banjarbaru - Batulicin Tanbu Provinsi Kalsel kepada investor.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar yang juga Plt Kadis PUPR Kalsel dengan kondisi keuangan daerah yang kini fokus ke Covid 19, PSU dan pasca banjir membuat pihaknya memilih mencari investor untuk melanjutkan pembangunan jalan.

"Kita cari investor untuk membiayai anggarannya. Kita juga tetap alokasikan dana dari APBD, tapi tidak sebesar sebelum Covid," ujarnya Selasa (1/6/2021).

Terkait besaran anggaran Roy mengaku lupa.

Baca juga: Jalur Banjarbaru-Batulicin Buka Akses Hulu Riam Kanan, Warga Harapkan Jalan Cepat Diaspal

Baca juga: BOx Girder Tiba, Jembatan Sungai Kusan II Tanahbumbu Dikebut, akses Jalan Batulicin-Banjarbaru

Roy mengaku membuka luas untuk investor yang ingin mengelola jalan tol tersebut. Baik investor dalam dan luar Kalsel. 

"Intinya agar segera dimanfaatkan oleh masyarakat," ujarnya.

Skema pengelolaan nantinya,, menyesuaikan dengan investor yang mau berinvestasi.

Saat ini.  jembatan yang sebelumnya menghubungkan jalan tol juga sudah dibangun dan sebagian belum selesai karena masih dikerjakan bertahap.

"Khususnya yang dekat dengan desa semua sudah terhubung, karena agar bisa menghubungkan antar desa," tambahnya.

Agar bisa menghubungkan ruas jalan yang memiliki panjang 125 kilometer tersebut, Pemprov Kalsel harus membangun tiga jembatan. Serta, pembangunan jalan dan pemasangan box culvert di beberapa titik. 

Tiga jembatan yang dibangun adalah Jembatan Aranio di wilayah Kabupaten Banjar, serta Jembatan Kusan II dan Jembatan Temunih II di wilayah Tanah Bumbu. Proyek tersebut bahkan ditargetkan selesai pada akhir 2020 lalu.

Baca juga: VIDEO Proyek Jembatan Aranio di Jalan Tembus Kabupaten Banjar-Tanbu Capai 20 persen

Jembatan Aranio dibangun dengan panjang 120 meter dan lebar sembilan meter, dengan pagu anggarannya sekitar Rp 34 miliar.

Sementara Jembatan Sei Kusan bertanggal Kontrak 16 April 2020 dengan nilai kontrak  Rp.20, 2miliar(Termasuk Ppn). (banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved