Breaking News:

Berita Banjar

Terdampak Pasang Air Laut Kalsel, Banjir Rob Rendam Kecamatan Aluhaluh Kabupaten Banjar

Pasang air laut yang melanda wilayah Kalsel membuat, kawasan pesisir di Kabupaten Banjar yaitu Kecamatan Aluhaluh dilanda banjir rob 

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
banjamasinpost.co.id/Mukhtar wahid
Sejumlah pengendara memaksa melintas di Jalan Raya Desa Bunipah, Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel terendam banjir rob, Selasa (1/6/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pasang air laut yang melanda wilayah Provinsi Kalsel membuat, kawasan pesisir di Kabupaten Banjar yaitu Kecamatan Aluhaluh dilanda banjir rob

Banjir Rob mulai menggenangi akses jalan antardesa yang dibangun Pemerintah Kabupaten Banjar sejak pukul 10.00 Wota hingga surut pukul 17.00 Wita. 

Ahmad, warga Desa Bunipah, Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjar, mengaku kondisi itu terjadi dalam kurun tiga tahun terakhir, yaitu sejak awal 2018 lalu hingga kini. 

"Setiap tahun pasti terjadi banjir rob. Harapan kami pemerintah memperhatikan  akses jalan ini karena setelah surut banjir, aspalnya rusak," katanya. 

Baca juga: Banjir Rob Kembali Mengancam Banjarmasin Kalsel, PUPR Kerahkan Tim Turbo

Baca juga: Pengunjung Si Walk Food Court Kotabaru Terganggu Genangan Banjir Rob Air Laut

Baca juga: Air Sungai Meluap Bikin Jalan di Banjarmasin Tergenang, Pedagang Sebut Tak Biasa Siang Hari

Menurut Ahmad, masih ada sejumlah Desa bertetangga dengan Desa Bunipah yang menggunakan akses jalan raya tersebut.

Pantauan warga sejumlah rumah yang berada di dataran rendah terendam banjir rob.

Namun, warga setempat masih dapat beraktivitas dan tidak mengungsi meninggalkan rumahnya.

Baca juga: Kampung Nelayan Ini Bertahun-tahun Alami Banjir Rob, Begini Keluhan Warga Pantaiharapan Tala

Husni, petani warga Desa Bunipah mengaku kondisi itu sudah kerap dialaminya karena itu  sudah dapat beradaptasi dengan kondisi banjir rob tersebut.

"Banjir air laut pasang ini setiap tahun kami alami. Kami sudah terbiasa. Cuma awal tahun saja yang rumah kami terendam. Kalau banjir ini paling lama dua hingga tiga jam sudah surut lagi," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved