Breaking News:

Berita Banjarbaru

VIDEO Keluhan Perajin di Kampung Purun Banjarbaru, Penjualan Minim dan Tidak Kontinyu

Meski sudah ada yang mulai membeli tas purun dan ayaman Purun di Kampung Purun Banjarbaru namun masih terbilang sedikit.

BANJARMASINPOST CO. ID, BANJARBARU - Meski sudah ada yang mulai membeli tas purun dan ayaman Purun di Kampung Purun Banjarbaru namun masih terbilang sedikit.

Menurut Hamsiah, pengrajin Purun yang tergabung di galuh banjar di Kampung Purun Banjarbaru, Selasa (1/6/2021) mengemukakan, bahwa yang memesan ada saja tapi masih sedikit.

"Sudah mulai ada yang pesan namun masih sedikit. Biasanya 150 dalam sebulan. dan ini hanya sekitar 50 yang memesan. Itu pun belum tentu setiap bulan. Kadang satu bulan tak ada sama sekali," kata Hamsiah.

Hamsiah berharap hasil rajutan Purun nya bisa terjual kembali dan laris kembali seperti sebelum Covid 19 menyerang.

Dalam sehari ini, Hamsiah dengan keluarganya bisa lima buah tas. Namun kalau orderan banyak maka akan dibagi per group sehingga memudahkan penggarapan.

Harga satuan tas bervariasi tergantung besar kecil dan warna. Harga dijual mulai Rp 10 ribu, Rp 20 ribu. Namun jika borongan atau beli banyak didiakon hingga Rp 15 ribu. Untuk yang besar bisa ada yang sampai harga Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved