Breaking News:

Berita Tanahlaut

VIDEO Perwakilan Korban Gelombang Laut di Muara Kintap Datangi Dinsos Kabupaten Tala

Warga Desa Muara Kintap yang rumahnya rusak akibat gelombang laut tinggi, dipastikan Dinas Sosial Kabupaten Tala dapat bantuan antara Rp 5-10 juta.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kantor Dinas Sosial di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, didatangi sejumlah warga.

Mereka adalah perwakilan dari korban bencana alam berupa Gelombang Tinggi dari laut, terjadinya pada Desember 2020 di Muara KintapKecamatan Kintap, Kabupaten Tala. Sejumlah rumah rusak.

Sementara itu, bantuan perbaikan rumah yang dijanjikan pemerintah daerah, tak kunjung mengalir hingga kini.

Mereka pun gelisah. Sedangkan korban bencana alam di kecamatan lain yang rumahnya sama-sama rusak, telah mendapatkan bantuan. Padahal terjangan Gelombang Tinggi itu, lebih dulu mendera Muara Kintap.

Baca juga: Gelombang Tinggi Terjang Muara Kintap Tanahlaut, Tiga Rumah Nelayan Hancur

Baca juga: Waspada Gelombang Besar Covid-19 Terulang, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan

"Kampung kami yang paling duluan kena bencana, Desember 2020, atau sebelum terjadinya banjir besar yang melanda Kabupaten Tala dan beberapa daerah lain di Kalsel," ucap Syahrudin, tokoh warga Kampungbaru, Desa Muarakintap, kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (1/6/2021).

Dikatakannya, tercatat 12 rumah warga di lingkungannya (Kampungbaru) yang rusak dihantam ombak. Sebagian ambruk, sebagian rusak berat. Sedangkan total rumah yang rusak di Muarakintap sebanyak 24 unit.

Kawasan Kampungbaru merupakan permukiman yang berada di RT 11 di Dusun 2 Muarakintap.

Ada tiga RT di dusun ini yakni 5 (Jalan Lintas Sawit), RT 6 (Jalan Bugis Seberang) dan RT 11 (Jalan Kampungbaru).

Baca juga: Rumah Rusak Berat Dihantam Ombak, Lansia Muara Asamasam Kabupaten Tala Ini Terpaksa Ngungsi

Baca juga: VIDEO Siring Kian Goyah, Terjangan Gelombang Risaukan Warga Pesisir Muara Asamasam Tala

Jumlah warga di Dusun 2 sekitar 260 KK. Dusun ini terpisahkan sungai besar dengan induk Desa Muarakintap.

Halaman
123
Penulis: Idda Royani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved