Breaking News:

Kisah Petani Cabai di Sampit

Petani Cabai di Sampit Dapat Bantuan Peralatan Pertanian dari BI Kalteng

Bank Indonesia Perwakilan Kalteng ikut membantu pengadaan alat-alat pertanian untuk para petani cabai di Sampit

banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Kepala Perwakilan Bank Indonesia , Rihando (tengah) baju hitam, saat melakukan panen cabai di Sampit 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Meskipun, untuk permodalan seperti pengadaan bibit cabai didapat dari tengkulak yang membiayainya, petani di Sampit mendapat bantuan dari Bank Indonesia untuk pengadaan alat-alat pertanian

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Tengah sejak lama peduli dengan pengembangan lahan pertanian khususnya cabai.

Baca juga: Petani di Sampit Jarang Menanam Cabai karena Rawan Rusak dan Perlu Modal Besar

Baca juga: Bukan Pemerintah, Petani Cabai di Sampit Kotim Masih Mengandalkan Bantuan Modal dari Tengkulak

Salah satu bantuan BI Perwakilan Kalteng membantu peralatan pendukung pengembangan cabai.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Rihando, mengakui, pihaknya selama ini banyak membantu peralatan pertanian.

Baca juga: Meski Petani Cabai di Sampit Panen Besar, Hasilnya Jadi Milik Tengkulak yang Membantu Permodalan

Dikatakan, selain petani di Sampit, pihaknya juga membantu petani di Palangkaraya, Pangkalanbun dan kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah.

"Kami akan terus mendorong petani lokal seperti petani cabai untuk mengembangkan potensinya dalam menanam cabai atau jenis tanaman sayuran lainnya, kami akan terus membantu," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved