Breaking News:

Kisah Petani Cabai di Sampit

Respons Panen Cabai di Sampit, Wabup Kotim Berharap Pertanian Cabai Lebih Dikembangkan

Wabup Kotim merespons positif panen perdana cabai petani di Sampit dan berharap bisa swasembada cabai dan tak perlu mendatangkan dari luar

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Wakil Bupati Kotim, Irawati, saat melakukan panen cabai di Kelurahan Pasir Putih Sampit. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Pelaksanaan panen cabai perdana kelompok tani Margo Mulyo Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotim, direspons positif, Wabup Kotim Irawati.

Orang nomor dua di Pemkab Kotim ini, mengaku senang petani Kelurahan Pasir Putih di Sampit mampu memproduksi tanaman cabai di Kabupaten Kotim.

Diharapkan lebih banyak lagi dikembangkan petani lainnya di Kotim.

Baca juga: Petani di Sampit Jarang Menanam Cabai karena Rawan Rusak dan Perlu Modal Besar

Baca juga: Bukan Pemerintah, Petani Cabai di Sampit Kotim Masih Mengandalkan Bantuan Modal dari Tengkulak

Dengan berhasilnya panen perdana pertanian cabai tersebut wabup berharap dikembangkan di lahan lainnya.

Irawati mengaku senang adanya kerjasama banyak pihak untuk membantu petani cabai di Sampit yang dijadikan sebagai lahan percontohan di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Baca juga: Meski Petani Cabai di Sampit Panen Besar, Hasilnya Jadi Milik Tengkulak yang Membantu Permodalan

Baca juga: Petani Cabai di Sampit Dapat Bantuan Peralatan Pertanian dari BI Kalteng

Irawati berharap dengan banyaknya petani cabai di Kotawaringin Timur diharapkan kedepannya untuk kebutuhan cabai lokal tidak lagi mendatangkan dari Pulau Jawa.

"Jika memang petani kita mampu swasembada cabai tentu cukup pemenuhannya dari petani lokal saja," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved