Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Angka Covid-19 di HSS Terus Naik, Ketua Gugas Sebut Satu Warga Terpapar di Rumah

Gugus Tugas Percepatan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 HSS menyebut satu warga terpapar covid-19 di rumah

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Vaksinasi Covid-19 di HSS, Kamis (3/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN – Angka kasus aktif covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) saat ini mengalami kenaikan.

Padahal, saat lebaran lalu, tercatat hanya ada lima kasus aktif. Namun, per 3 Juni 2021 tercatat ada 18 kasus aktif di Hulu Sungai Selatan.

Kasus aktif ini tersebar di Hulu Sungai Selatan. Rinciannya yakni, Kecamatan Daha Utara sebanyak dua orang, Kecamatan Daha Selatan dua orang, Simpur dua orang, Kandangan satu orang, Sungai Raya satu orang, dan Padang Batung satu orang.

Sementara itu, total akumulasi penderita covid-19 di Hulu Sungai Selatan ada 1.219 orang. 1.156 diantaranya sembuh, 45 orang meninggal dunia, dan satu tercatat suspek.

Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru: Sembuh 8 Pasien, Positif 11 Orang

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Tamu Hotel di Kalteng Akan Diswab Rapid Tes Antigen Gratis

Baca juga: Pasien Balita Fasyansus Covid-19 Tala Sembuh, ini Jumlah yang Masih Dirawat

Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang juga Bupati Hulu Sungai Selatan, Achmad Fikry mengatakan, peningkatan ini terjadi setelah lebaran berlalu.

Pihaknya belum dapat memastikan jika penambahan ini berdasarkan dari klaster mudik. Meski demikian, pihaknya ada mencatat satu warga Hulu Sungai Selatan yang justru terpapar di rumah.

“Saat kami lakukan tracking ternyata yang bersangkutan memang tidak kemana-mana. Namun, yang bersangkutan ada menerima tamu dari luar daerah. Ini yang kami khawatirkan. Makanya, larangan mudik itu sebenarnya baik,” katanya.

Untuk menekan penyebaran covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan pihaknya akan terus melakukan razia protocol kesehatan.

Selain itu, pihaknya juga akan menggenjot vaksinasi. Ia berkeyakinan, jika vaksinasi akan membuat daya tahan tubuh individu lebih kuat.

Baca juga: Dinkes Banjarmasin Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Sasar Usia 50 Sampai 59 Tahun

“Berdasarkan info dari kesehatan, meski sakit tidak akan memperparah keadaan. Artinya, walaupun terinveksi kemungkinan selamatnya besar dan akan lebih cepat sembuh. Makanya ini yang akan kami genjot,” katanya.

Ia juga akan meminta kader PKK untuk mensosialisasikan program vaksinasi di desa-desa agar masyarakat paham pentingnya vaksinasi. (banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved