Breaking News:

BTalk

BTalk, Calon Penerima Bantuan Sosial di Kalsel Tetap Terdaftar di DTKS

Warga miskin di Kalsel akan tetap dapat bantuan sosial, setelah dimasukkan dalam musyawarah desa/kelurahan, didata Disdukcapil dan Dinas Sosial daerah

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/AYA SUGIANTO
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Siti Nuriyani, dalam bincang tentang bantuan untuk warga miskin di BTalk, program Banjarmasin Post yang juga ditayangkan di kanal Youtube Banjarmasin News Video, Instagram Banjarmasin Post dan Facebook BPost Online, Rabu (2/6/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski ribuan warga miskin di Kalimantan Selatan tidak tervalidasi sebagai penerima bantuan sosial, calon penerima tetap ada dalam daftar. 

Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan memastikan, mereka itu ada dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi data calon penerima bantuan.

Demikian dari Kepala Dinas Sosial Kalsel, Siti Nuriyani, dalam BTalk, program Banjarmasin  Post, Rabu (2/6/2021), mengenai data penerima tetap ada di DTKS.

Sedangkan bagi mereka yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) tapi tidak masuk di DTKS, maka harus dari awal dimasukkan saat muyawarah desa atau muyawarah kelurahan.

Baca juga: Indonesia Batal Kirim Jemaah Haji 2021, Bagaimana Nasib Setoran Biaya Perjalanan Haji?

Baca juga: BREAKING NEWS: Indonesia Tak Berangkatkan Haji 2021

"Bagi penerima yang rutin dapat bansos, kemudian belum juga menerima tapi sudah memiliki NIK, bisa melapor ke Dinas Sosial kabupaten kota," ujarnya.

Untuk DTKS, lanjutnya, yang menentukan calon penerimanya melalui musyawarah desa atau kelurahan.

Di dalam musyarawah itu, terdapat tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat desa dan PKK desa. Merekalah yang berperan menentukan siapa yang berhak menerima.

"Karenanya, kami selalu minta saat musyawarah agar Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  dilibatkan dalam penetapan," ujarnya.

Terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK) adalah ketentuan yang harus dipenuhi semua calon penerima. Karena, penerima harus terdata by name by address dan NIK.

Baca juga: Jelang PSU Pilgub Kalsel 2020, Spanduk Bernuansa Politik di Banjarmasin Selatan Ditertibkan

Baca juga: Penembakan Kalsel di Tanahbumbu Terungkap,  Pelaku Ternyata Oknum TNI AD

Calon penerima yang tertinggal mendapatkan bansos kemarin, jelasnya. bisa kembali menerima bantuan setelah datanya diperbaiki atau persyaratannya dipenuhi.

"Dengan upaya, perekaman KTP elektronik, bagi yang belum memiliki NIK," tambahnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved