Breaking News:

Layanan di Disdukcapil Kabupaten Kapuas

Sinde Muhun Uras Dinun, Inovasi dari Kabupaten Kapuas yang Masuk TOP KIPP 2020

Program Sinde Muhun Uras Dinun atau Simpun dari Disdukcapil Kabupaten Kapuas masuk TOP 45 KIPP 2020, setelah sempat masuk TOP 99.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FADLY SETIA RAHMAN
Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Jalan Pemuda, Kota Kualakapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Program Simpun dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, masuk peringkat inovasi tingkat nasional.

Dari seluruh daerah di Indonesia, milik Disdukcapil Kapuas ini masuk TOP 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020, setelah sempat masuk TOP 99.

Ini adalah program inovasi. Simpun kepanjangan dari Sinde Muhun Pelayanan Uras Dinun, dinamai menggunakan Bahasa Dayak.

Jika diartikan, program Sinde Muhun Pelayanan Uras Dinun itu adalah sekali turun, semua pelayanan  didapatkan.

Saat KIPP 2020, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mempresentasikan terkait Inovasi Simpun tersebut.

Baca juga: Sinde Muhun Uras Dinun, Inovasi Pelayanan di Kabupaten Kapuas Kalteng

Disebutkannya, Kabupaten Kapuas memiliki luas wilayah 17.070,393 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 415.618 jiwa. Terdiri dari 17 kecamatan, 17 kelurahan dan 214 desa.

Sebelum ada Program Simpun Disdukcapil Kapuas ini, kendala yang dihadapi masyarakat yang jauh dari ibu kota kabupaten ke tempat pelayanan kantor kecamatan atau Kantor Disdukcapil adalah memakan waktu tempuh yang lama.

Kemudian, kendala lainnya yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan akses untuk berurusan.

Sehingga, masyarakat lebih memilih menggunakan jasa perantara untuk mengurus. Dampaknya, rawan terjadi  pungutan liar.

Halaman
12
Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved