Breaking News:

Berita Banjarbaru

Dinas Kehutanan Kalsel Akui Tanaman Banyak Mati Janji Bakal Diganti

Cuaca panas dan intensitas hujan yang sangat jarang membuat tanaman dengan jenis Belangeran, Ramin dan Gemor di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH)

Penulis: Milna Sari | Editor: Edi Nugroho
Dishut Kalsel
Penyiraman tanaman di RTH Embung Lokudat Guntung Payung Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID.BANJARBARU -Kondisi tanaman dengan jenis Belangeran, Ramin dan Gemor di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Embung Lokudat Kota Banjarbaru sebagian terlihat meranggas hampir mati.

Tanaman yang ditanam langsung oleh PJ Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA serta Dirjen PDAS HL Kemen LHK Helmi Basalamah dan beberapa pejabat Forkopimda tersebut merupakan tanaman yang ditanam pada rangkaian kegiatan Kick Off RHL APBN dan Penanaman Serentak Satu Juta Pohon Se-Kalimantan Selatan awal April lalu juga banyak yang mati.

Namun Plt Kadishut Hj Fathimatuzzahra membantah jika tanaman Gemor yang ditanam PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA mati.

"Cuaca yang mulai memasuki musim panas dan intensitas hujan yang sangat jarang terjadi di kawasan tersebut membuat tanaman memang ada yang mati dan banyak juga yang masih hidup, tapi tanaman yang ditanam PJ Gubernur kondisinya terlihat kering namun saat dicek perakaran dan batang masih hijau dan tanaman tersebut masih hidup," jelasnya, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: PT Sebuku Tanjung Coal Laksanakan Penghijauan, Begini Pesan Wabup Kotabaru

Baca juga: 400 Pohon Penghijauan di Tanahlaut Dipangkas Nyaris Tak Bersisa, Dishut Surati PLN

Baca juga: Sebagian Pohon Penghijauan di Tepi Jalan Nasional di kawasan Tala Dipangkas Pendek

Tanaman yang berada di RTH tersebut jelasnya sebelumnya sudah dikoordinasikan dengan dinas yang menangani lingkungan hidup di Kota Banjarbaru untuk pemeliharaannya namun secara tertulis mereka sudah bersurat bahwa mereka menyatakan tidak sanggup melakukan pemeliharaan dikarenakan tidak adanya sarana penunjang yang mereka miliki untuk melakukan kegiatan penyiraman di lokasi tersebut.

Selanjutnya tambahnya Dinas Kehutanan akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keberhasilan tumbuh tanaman dengan tetap melakukan pemeliharaan hingga tanaman tumbuh subur.

"Seluruh tanaman yang ada, akan terus kami lakukan pemeliharaan, dan tanaman yang mati akan diganti," ujar Fatimatuzzahra.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna sari).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved