Breaking News:

Berita Banjarmasin

Sempat Hilang Usai Mandi, Bocah 10 Tahun di Pengembangan Banjarmasin Ditemukan Tak Bernyawa

Malang tak dapat ditolak Ahmad dan istri nya, Nurjenah. Putri kesayangan mereka Nadia (10) ditemukan tak bernyawa di sungai Martapura di jalan Simpang

Penulis: Noor Masrida | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida
Suasana rumah duka di jalan 9 November RT.17, kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Jumat sore. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Malang tak dapat ditolak Ahmad dan istri nya, Nurjenah. Putri kesayangan mereka Nadia (10) ditemukan tak bernyawa di sungai Martapura di jalan Simpang Pengambangan, tepatnya didepan Gang Sekolahan, Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, sekira pukul 17.00 Wita, Jumat (4/6/2021).

Nadia dikabarkan menghilang sejak Kamis (3/6/2021) kemarin. Sejak itu pula pasangan tersebut mencari keberadaan Nadia di sekitar sungai Martapura.

"Kemarin pamitnya mau berenang di sungai sama temannya, tapi sampai sekarang nggak pulang," tutur Nurjenah, ditemui sebelum anaknya itu kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Bocah yang tinggal di jalan 9 November, RT.17, kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur itu memang sempat mandi di sungai Martapura bersama 5 temannya Kamis sore.

Baca juga: Tim Gabungan Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Tabalong Akhirnya Mengapung

Baca juga: Bocah Tenggelam di Sungai Tapin Kalsel Akhirnya Ditemukan, Relawan Sebut Jasadnya Tidak Kaku

Baca juga: Bocah Tenggelam di Sungai Tapin Kalsel Belum Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Namun usai mandi, keenam bocah itu berpisah untuk kembali ke rumah masing-masing.

Sela, teman Nadia, mengatakan, sebelum pulang, temannya itu justru berjalan ke arah berlawanan dari rumahnya.

"Pas berhenti mandi kemarin, kami berpisah, kami yang lainnya semua pulang, sementara korban memisahkan dirinya dan pergi ke arah sekolahan, dengan alasan ada yang memanggil dirinya," ujar Sela, Jumat (4/6/2021) sore.

Setelah itu, korban berjalan ke arah SDN Pengambangan 10, dan tidak pernah terlihat lagi hingga sore hari ini.

Hingga akhirnya jasad korban ditemukan oleh seorang bocah yang merupakan warga setempat saat ia sedang mandi di sungai.

Radi, relawan rescue mengatakan, saat mendengar info kalau jasad ditemukan, ia dan tekanan langsung bergerak.

"Awalnya bocah tersebut, tidak sengaja terinjak tubuh korban yang ada di dalam air," kata Radi.

"Karena tidak berani jadi ia langsung meminta tolong kepada para relawan. Pas ditelusuri ternyata benar itu adalah jasad korban," tambah Radi.

Korban kemudian dievakuasi ke rumah duka oleh tim relawan rescue bersama dengan tim Basarnas.
(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved