Breaking News:

Berita Banjarbaru

VIDEO Penyandang Disabilitas di Banjarbaru Dibantu Pelatihan Membuat Kue

Penyandang disabilitas di Banjarbaru dengan bakatnya mereka diajarkan untuk membuat kue kering dan kue basah

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Meskipun memiliki keterbatasan, namun hal itu tak lantas membuat para penyandang disabilitas yang tergabung di Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia ( PPDI ) Banjarbaru menyerah dari keadaan.

Dengan bakatnya mereka diajarkan untuk membuat kue kering dan kue basah. Di bantu salah satu anggota DPRD Banjarbaru Emi Lasari SE mereka berusaha untuk mandiri.

Emi mengaku dirinya dipanggil secara pribadi perwakilan PPDI Banjarbaru untuk bertemu walau sebelumnya sudah beberapa kali berkomunikasi. Lalu Kamis (3/6/2021) sore mereka hadir di gedung DPRD Banjarbaru.

"Memang PPDI ini sudah beberapa tahun terbentuk tapi tidak begitu aktif sehingga memang tadi perwakilan dari PPDI memanggil banyak yang kami obrolkan," kata Jumat pagi tadi.

Di Banjarbaru kata Emi ada sekitar 7 organisasi disabilitas termasuk PPDi ini.

Dia pun lalu menyampaikan terkait mengenai Perda disabilitas 2020 itu bisa menjadi PPDI untuk menyampaikan program-program pemberdayaan.

Emi juga ikut memfasilitasi untuk beberapa pelatihan-pelatihan salah satu pelatihan pembuatan kue pembuatan kue.

"Ada salah satu kawan disabilitas yang memang sudah aktif berjualan kue Alfian namanya. Kita akan suporting kita akan bantu untuk apa fasilitasnya dengan dinas terkait untuk Alfian bisa membantu bisa mendapatkan fasilitas bantuan alat-alat pembuatan kue," ujar ketua DPD PAN Banjarbaru ini.

Emi juga meminta anggota PPDI Banjarbaru yang lain untuk inventarisir sehingga ke depan akan ikut melakukan pelatihan pembuatan kue juga.

Tujuannya untuk memberikan skill untuk agar memang para disabilitas ini bisa berpenghasilan sendiri serta memberikan kesempatan hak mereka untuk mendapatkan sebagai warga Kota Banjarbaru perlakuan yang sama.

"Setelah mendapat pelatihan awal atau dasar kita akan rekomendasi bantu mereka mengikuti pelatihan lanjutan misalnya di BLK," ujar dia.

Setelah itu memfasilitasi untuk perizinan dan lain sebingga mereka bisa menjadi UMKM lalu nantinya ada bantuan dari pemerintah daerah atau pusat.

Emi juga siap melakukan pendampingan mereka hingga pada proses pendidikan digitalisasi marketing.

"Karena dalam era pandemi ini memang banyak penjualan produk-produk itu sudah melalui online sehingga dinas kita terkait ikut melakukan pelatihan untuk pemasaran secara online dan kita nanti akan mengkomunikasikan dengan Kominfo Banjarbaru pekatihan di khususkan untuk kawan-kawan disabilitas," ujar dia.

Untuk disabilitas lain yang memiliki jenjang pendidikan inklusi atau formal juga akan dicarikan solusi pelatihan yang sesuai dengan skil dan kemampuannya. (Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved