Breaking News:

TECHNO

Layanan Internet Iconnet PLN Resmi Diluncurkan, Biaya Mulai dari Rp 185.000 Per Bulan

PT PLN Persero resmi meluncurkan layanan internet fixed broadband Iconnet lewat anak usahanya PT Indonesia Comnets Plus (ICON+).

Editor: Anjar Wulandari
Ilustrasi internet.Layanan Internet Iconnet PLN Resmi Diluncurkan, Biaya Mulai dari Rp 185.000 Per Bulan 

Editor : Anjar Wulandari

BANJARMASINPOST.CO.ID - PT PLN Persero resmi meluncurkan layanan internet fixed broadband "Iconnet" lewat anak usahanya PT Indonesia Comnets Plus (ICON+).

Tidak kalah dari penyedia jasa layanan internet fixed broadband lainnya, Iconnet menawarkan paket internet berkecepatan tinggi, namun dengan tarif layanan yang sangat bersaing.

Kehadiran Iconnet ini pun bisa menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat yang kini kian tergantung dengan teknologi digital yang tersambung internet.

Sebagai ISP penyedia fiber to the home yang merupakan metamorfosis dari brand Stroomnet sebelumnya, Inconnet menawarkan paket internet mulai dari 10 Mbps hingga 100 Mbps, dengan harga langganan termurah Rp 185.000 per bulan.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Oppo Find X3 Pro 5G, Resmi Diluncurkan untuk Pasar Indonesia

Baca juga: Harga HP Samsung, Oppo Hingga Vivo di Bawah Rp 3 Jutaan, Pilih Sesuai Kebutuhan

"PLN terpanggil untuk ikut berkontribusi menerangi seluruh negeri ini dengan memberikan akses informasi yang cepat melalui penyediaan internet."

"Dengan sinergi antar anak perusahaan PLN, PLN yakin akan mewujudkan cita-cita yang mulia ini melalui ICONNET, layanan Internet yang Reliable (Andal), Affordable (Terjangkau), Unlimited (Tanpa batas) dan tentunya siap bersaing dengan kompetitor atau penyedia layanan internet lainnya," kata Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini dalam siaran persnya.

Alasan PLN meluncurkan layanan internet karena data pengguna fixed broadband internet di Indonesia meningkat.

Dikatakan pada 2020, data pengguna fixed broadband internet di Indonesia meningkat dari 12% menjadi 15%.

"Ini menjadi peluang bagi ICONNET untuk dapat berkontribusi pada pasar fixed broadband internet dalam menyediakan layanan internet fiber optic, terutama untuk menjangkau kebutuhan masyarakat di era digital serta era adaptasi kebiasaan baru (new normal)," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved