Breaking News:

Berita Tapin

VIDEO Kisah Hidup Suami Istri Penyandang Difabel di Kabupaten Tapin

Majeri dan Salmiah, pasangan suami istri penyandang difabel di Kelurahan Kupang Kabupaten Tapin, bercita-cita bisa terus menyekolahkan buah hatinya.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Pasangan suami-istri warga Kelurahan Kupang, Kelurahan Kupang, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Majeri (51) dan Salmiah (51), diketahui sebagai penyandang difabel.

Namun, mereka menunjukkan kegigihannya hingga mampu memenuhi keperluan sehari-hari.

Saat ditemui, kedua pasangan disabilitas ini menikah pada 2013 dan dianugerahkan satu orang buah hati.

Suami, Majeri, saat ditemui mengatakan aktivitas menjalani hidup sama layaknya orang normal pada umumnya.

"Pagi bangun, salat subuh, sesudah itu bersih-bersih rumah dan bantu mandikan anak untuk pergi ke sekolah," ungkapnya.

Baca juga: Empat Titik Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kecamatan Lokpaikat Tapin

Baca juga: Polda Kalsel Amankan Satu Unit Eksavator Milik Penambang Liar di Tapin

Baca juga: Satpol PP dan Satlantas Polres Tapin Tertibkan Pedagang Kaki Lima di Simpang Empat Rantau Baru

Majeri mengatakan setelah semuanya beres, kemudian lanjut sarapan bersama istri lalu berangkat kerja.

"Kebetulan istri memang sudah tidak bisa banyak gerak, jadi saling melengkapi," jelasnya.

Ia mengatakan saat istirahat kerja, bila memungkinkan, sempatkan waktu untuk pulang melihat istri dan anak di rumah.

"Kalau ada pekerjaan yang diwajibkan tidak pulang, pasti saya hubungi istri dan anak via telepon," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved