Breaking News:

Kriminalitas Batola

Pembunuhan di Kalsel, Warga Sungai Gampa Ini Benamkan Kepala Istri di Air Hingga Tewas

Pembunuhan di Kalsel. Suami benamkan kepala istri ke dalam sungai karena selingkuh hingga korban pun tewas, di Desa Sungai Gampa, Kabupaten Batola.

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS POLRES BATOLA
Polisi melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di bekas lokasi suami bunuh istri, dengan cara kepala korban dibenamkan ke sungai, di Desa Sungai Gampa RT 02, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (5/6/2021) sore. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pembunuhan di Kalsel. Entah apa yang merasuki pikiran SS (40) yang tega menghabisi nyawa HN (35) dengan cara menenggelamkan bagian kepalanya di sungai hingga tewas, Sabtu (5/6/2021) sore. 

Korban merupakan istri SS, tinggal serumah di Desa Sungai Gampa RT 02, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Diungkapkan Nawawi, kepala desa setempat, dirinya mendapat laporan tentang adanya keributan warga. Ia pun mencoba mencari tahu dengan mendatangi rumah tersebut. 

"Setelah masuk ke rumah kondisinya kosong tidak ada orang. Sampai pada bagian belakang saya mendapati tersangka menekan kepala isterinya di sungai hingga menimbulkan gelembung," ujarnya. 

Baca juga: Penembakan di Kalsel, Warga Tewas Terkena Peluru Senapan Rakitan di Kabupaten Banjar

Baca juga: Temuan Jasad Bayi di Tabunganen Kabupaten Batola, Polisi Lakukan Visum

Saat ditanya langsung, tersangka pelaku tersebut hanya menjawab singkat. "Ini lagi mematikan iblis," balas SS. 

Menurut Nawawi, drinya terkejut mendapati korban telah terkulai di teras belakang rumah dalam keadaan basah dan meninggal. 

Sementara itu, terkait kasus ini, Kapolres Batola AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif melalui Kasatreskrim, Iptu Suparli, menyampaikan, tersangka pelaku sudah diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Tersangka sudah diamankan dan masih dimintai keterangan lebih jauh. Sementara ini diketahui, pemicu kekerasan karena tersangka pelaku mencurigai korban selingkuh," jelas Suparli.

Baca juga: Tega Hujani Isteri dengan Tusukan Belati, Pria Marabahan Tak Berdaya Saat Diamankan Macan Kalsel

Ia pun menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan jenazah korban di Puskesmas Rantau Badauh, tidak didapati kekerasan pada bagian tubuh.

Dugaan yang ada, korban meninggal karena tidak bisa bernapas selama ditenggelamkan di dalam air. 

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved