Breaking News:

Tajuk

Plastik di Sekitar Kita

Hingga saat ini sampah plastik masih menjadi masalah, padahal kita pun sadar betapa bahayanya bahan plastik.

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tanggal 5 Juni 2021 diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, banyak kalangan yang memeringatinya dengan membersihkan sungai dan menanam pohon.

Apakah hanya sebatas kegiatan itu yang bisa kita berikan pada lingkungan sekitar kita? Terkadang kita secara tak sadar masih mencemari lingkungan sekitar dengan sampah plastik.

Hingga saat ini sampah plastik masih menjadi masalah, padahal kita pun sadar betapa bahayanya bahan plastik. Lima tahun lalu Indonesia sudah tercatat menyumbang sampah plastik terbanyak nomor dua di dunia.

Pada saat itu, berat sampah plastik yang disumbang mencapai 187,2 juta ton.

Angka itu di bawah Cina dengan volume sampah mencapai 262,9 juta ton yang disusul negara-negara Asia lain, seperti Filipina, Vietnam, dan Sri Lanka.

Ini menjadikan Indonesia pengotor laut dari sampah plastik terbesar kedua di dunia sesudah Cina.

Pemerintah kemudian mencoba mengurangi penggunaan plastik melalui program kantong plastik berbayar seharga Rp200,00, bekerja sama dengan peritel modern.

Cara mengurangi sampah plastik adalah salah satu metode yang penting diketahui manusia di era modern. Penelitian mengungkapkan bahwa ada jutaan ton plastik mengambang di lautan setiap tahunnya.

Harus diakui, masih banyak yang salah dalam mengelola sampah plastik. Membakar sampah plastik akan menimbulkan racun dan pencemaran udara, sementara menimbun sampah plastik juga akan mencemari tanah.

Apalagi, beberapa dari kita mungkin masih sering menggunakan botol, sedotan dan kantong plastik hanya untuk beberapa jam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved