Berita Banjarmasin

Siap Sambut New Normal, Ratusan Lansia dan Pegiat Event Kreatif di Kalsel Jalani Vaksinasi Covid-19

Pemerintah mengarahkan sasaran vaksinasi Covid-19 kepada para lansia, pekerja publik dan kelompok masyarakat lainnya termasuk di Kalsel

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Peserta vaksinasi Covid-19 dalam Kegiatan Vaksinasi digelar oleh Perpeo Kalsel bersama Polda Kalsel dan Pemprov Kalsel, Senin (7/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah menyasar tenaga kesehatan sebagai prioritas awal, Pemerintah mengarahkan sasaran vaksinasi Covid-19 kepada para lansia, pekerja publik dan kelompok masyarakat lainnya termasuk di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tujuannya agar sesegeranya dapat menekan angka risiko penularan Covid-19 di tengah masyarakat Kalsel. 

Apalagi Provinsi ini sempat masuk dalam jajaran atas daerah dengan angka penambahan kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia. 

Hal ini pula yang mendasari Perkumpulan Pengusaha Event Organizer (Perpeo) Kalsel bersama Polda Kalsel dan Pemprov Kalsel menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 di Gedung Mahligai Pancasila, Jalan Suprapto, Kota Banjarmasin, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Tabalong Dipusatkan di Covid Center RSUD Usman Dundrung Tanjung

Baca juga: Dinkes Banjarmasin Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Sasar Usia 50 Sampai 59 Tahun

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama untuk Guru, Ratusan Pendidik di Tabalong Antusias Divaksin

Ratusan calon peserta vaksinasi terlihat sudah mulai melakukan registrasi sejak pukul 8.00 Wita, dimana selain para lansia, para pekerja event kreatif di Kalsel juga menjadi peserta vaksinasi Covid-19 kali ini. 

Tahapan-tahapan vaksinasi mulai dari pendataan, skrining kesehatan, penyuntikan vaksin hingga observasi pasca vaksinasi dilakukan oleh para tenaga kesehatan dan vaksinator dari Biddokkes Polda Kalsel dan RS Bhayangkara Banjarmasin. 

Tim Pelaksana Vaksinasi diketuai oleh AKBP dr Bambang P dan pelaksanaan vaksinasi juga dimonitor oleh Kabiddokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr Ubaidillah. 

Ketua Perpeo Kalsel, Rosyadi Razak mengatakan, ditargetkan sebanyak 300 orang baik lansia maupun pegiat event kreatif di Kalsel mendapatkan vaksinasi Covid-19 tahap pertama pada kegiatan ini. 

Ia mengungkapkan, selain untuk membantu pemerintah menggenjot penyerapan vaksin Covid-19, melalui kegiatan ini juga diharapkan bisa membuat para pegiat event kreatif di Kalsel makin siap menghadapi era new normal. 

Perpeo Kalsel kata dia juga terus berkonsolidasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak khususnya Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel, Polda Kalsel dan Pemerintah Daerah terkait persiapan-persiapan untuk membangkitkan lagi industri event kreatif di Banua. 

Namun tentunya, dengan memperhatikan indikator-indikator pencegahan penularan Covid-19 di era new normal. 

Contohnya kata Rosyadi selain pencegahan penularan Covid-19 melalui prinsip 5M, Pemerintah melalui Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sudah menerbitkan panduan protokol kesehatan terkait pelaksanaan event atau kegiatan yaitu CHSE (Cleanliness/Kebersihan, Health/Kesehatan, Safety/Keamanan, Environment/Ramah Lingkungan). 

“Dengan adanya CHSE yang menjadi panduan, kami harapkan untuk tahun 2022, pemerintah dan pihak swasta sudah berani menganggarkan dana kegiatan serta event promosi,” kata Rosyadi. 

Ia melanjutkan, sebagaimana diketahui di lingkup Nasional sudah mulai dilaksanakan Liga 1 dan Liga 2. Itu sebagai contoh bahwa event sudah mulai dilaksanakan.

Sekretaris Perpeo Kalsel, Gazim Benasti menambahkan, sejak pandemi terjadi Tahun 2020 lalu, kurang lebih 3 ribu pegiat event kreatif di Kalsel sangat terdampak atas penurunan hampir 90 persen kegiatan yang biasa dikerjakan Event Organizer (EO) dibandingkan kondisi sebelum pandemi.

Baca juga: Warga Terpapar Covid-19 di HSS Meningkat, Bupati Genjot Vaksinasi

Dengan penerapan protokol CHSE yang benar-benar maksimal, adanya rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 setempat serta izin keramaian dari pihak Kepolisian, Perpeo Kalsel kegiatan sudah dapat dilaksanakan dengan risiko penularan Covid-19 yang rendah.

“Teman-teman industri EO di Kalimantan Selatan saat ini juga sudah siap, untuk melaksanakan prokes tersebut,” tambah Bendahara Perpeo Kalsel, Ary Widianto. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved