Breaking News:

Berita Sampit

Bangun Pelabuhan Permanen Kapal Feri Penyeberangan Sungai Mentaya Perlu Rp 20 Miliar

Sejumlah kalangan menyoroti pelabuhan atau dermaga untuk Kapal Feri penyeberangan di Sungai Mentaya dari Desa Mentaya Seberang Kecamatan Seranau menuj

Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id / faturahman
Dermaga Kapal Feri Penyeberangan Sungai Mentaya di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Kapal Feri Penyeberangan saat masih menggunakan kapal kayu untuk mengangkut penumpang dan sepeda motor milik warga Kecamatan Seranau . 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Sejumlah kalangan menyoroti pelabuhan atau dermaga untuk Kapal Feri penyeberangan di Sungai Mentaya dari Desa Mentaya Seberang Kecamatan Seranau menuju Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur yang dinilai tidak standar.

Beberapa warga Mentaya Seberang menginginkan agar dermaga kayu yang saat ini dipakai agar dibangun permanen sesuai standar yang telah dikaji oleh tim ahli, sehingga bisa mendukung operasional kapal feri penyeberangan yang ada di Sungai Mentaya tersebut.

Asir salah satu warga Mentaya Seberang , Selasa (8/6/2021) mengatakan, turun naik penumpang dari dermaga ke kapal feri kurang standar sehingga membahayakan kendaraan dan penumpang."Bila air surut ngeri turun naik jembatannya, penumpang dan kendaraan rawan terjatuh saat lewat," ujarnya.

Sementara itu, Fadlian Noor, Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur, mengungkapkan, saat dia masih menjabat, pihaknya sudah melakukan pengkajian terkait pembangunan dua dermaga atau pelabuhan baru di Mentaya Sebarang dan di Baamang, Sampit.

Baca juga: VIDEO Mantan Kadishub Kabupaten Kotim Soroti Prokes Penumpang Feri Sungai Mentaya Sampit

Baca juga: Serangan Buaya di Kalteng, Paha Warga Bantaran Sungai Mentaya Sampit Robek Diterkam

Baca juga: VIDEO Wisata Kuliner Bermunculan di Bantaran Sungai Mentaya Sampit

Baca juga: Sediakan Makanan Khas Sampit Kotim, Wisata Kuliner Bermunculan di Bantaran Sungai Mentaya

Fadlian membenarkan, dermaga kapal feri penyeberangan yang ada saat ini, harusnya dibenahi atau dipindahkan, ke lokasi lainnya sesuai standard. "Kami pernah melakukan uji kelayakan, untuk membangun dua dermaga penyeberangan di Baamang dan Seranau termasuk untuk kapal penyeberangan," ujarnya.

Dikatakan dia, hasil studi kelayakan diperkirakan dana untuk pembangunan dua dermaga untuk kapal feri penyeberangan yang akan dibangun oleh PT PAL sebesar Rp20 miliar, namun tentunya harus ada persetujuan dari Pemkab Kotim dalam merealisasikannya.

Fadlian mengatakan, perencanaan studi kelayakan untuk pembangunan dua dermaga oleh PT PAL ada di Dishub Kotim, tinggal keputusan Pemkab Kotim untuk merealisasikannya."Lahan Pemda untuk dermaga ada di Kecmatan Baamang sedangkan lahan untuk dermaga di Mentaya Seberang , sudah ada warga yang siap menghibahkan lahannya, asal Pemkab serius membangun dermaganya," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved