Breaking News:

Kriminalitas Tanahlaut

Pencabulan di Kalsel : Sebut Mampu Buang Aura Gelap, Begini Pengamen di Pelaihari Ini Cabuli Korban

Peristiwa pencabulan di Kalsel melibatkan seorang pengamen di Pelaihari Tanahlaut berinisial MZ (29).

Penulis: Idda Royani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Terlibat pencabulan, MZ menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik di ruangan Unit Reskrim Polsek Pelaihari, Selasa (8/6/2021) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Peristiwa pencabulan di Kalsel melibatkan seorang pengamen di Pelaihari Tanahlaut berinisial MZ (29).

Pemuda berbadan  bongsor yang terkenal dengan sebutan Dewa Bergitar itu kini mesti menjalani hari-harinya di balik jeruji besi akibat pencabulan yang dilakukannya.

Warga Jalan Sri Rezeki Desa Panggung RT 15, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), ini sekarang meringkuk di sel mapolsek Pelaihari.

Pemuda kelahiran 10 Agistus 1991 ini ditangkap personel Polsek Pelaihari saat sedang mengamen di Taman Kijang Kencana (Lapangan Tugu) Pelaihari, Minggu siang kemarin. 

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Bocah 14 Tahun di Ilung Kabupaten HST Digauli Ayah Tiri

Baca juga: Sebanyak 10 Pelaku Pencabulan Korban Dibawah Umur Diamankan Polres HSU Kalsel

Baca juga: Kasus Pencabulan di Kalteng, Cabuli Anak di Bawah Umur, Pemuda Gunungmas Jadi Buronan Polisi

"Sabtu kami dapat laporan pengaduan dari korban, keesokan harinya pukul 10.00 Wita pelaku berhasil kami tangkap di Lapangan Tugu, tempatnya biasa ngamen," ucap Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi melalui Kapolsek Paihari Ipda May Felly Manurung, Selasa (8/6/2021).

Ia menuturkan kejahatan yang dilakukan MZ yakni pencabulan.

"Tersangka melalukan perbuatan yang tak senonoh kepada korban (perempuan), warga Pelaihari, dengan modus mengobati agar masa depan tidak suram," papar Felly.

Saat ini pihaknya masih mendalami kasus asusila tersebut.

"Bagi siapa saja yang mungkin pernah menjadi korban perbuatan tak senonoh dari tersangka MZ, silakan lapor kepada kami," tandas Felly.

Ihwal perbuatan tak senonoh MZ, papar Felly, berawal pada Jumat (4/6/2021) sore sekitar pukul 16.00 Wita. Kala itu, tersangka mendekati sepasang kekasih yang bersantai kuliner di Lapangan Tugu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved