Breaking News:

Berita Banjar

PSU Pilgub Kalsel, Mal Pelayanan Publik Barokah Banjar Batasi Perekaman KTP Sehari Hanya 250 Keping 

Jelang PSU Pilgub Kalsel, Pengelola Mal pelayanan publik Barokah Kabupaten Banjar membatasi perekaman KTP Elektronik

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
banjamasinpost.co.id/Mukhtar wahid
Pengelola Mal Pelayanan Publik Barokah Kabupaten Banjar mengembalikan berkas permohonan KTP elektronik di wilayah PSU karena kurang penyaratan, hanya membawa surat rekomendasi panitia pemungutan suara di Desa, Selasa (7/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pasca meningkatkan permohonan perekaman KTP di Mal Pelayanan Publik Barokah Kabupaten, selama dua hari jelang pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Kalsel. 

Pengelola Mal Pelayanan Publik Barokah Kabupaten Banjar membatasi jumlah pemohon KTP elektronik kendati pekerjaan cetak blangko KTP itu dilakukan hingga malam hari.

"Pemohon KTP yang umum hanya 100 orang dan khusus PSU hanya 250 orang saja," ujar M Jayadi, staf pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Banjar kepada reporter Banjarmasinpost.co.id. 

Menurut Jayadi, pembatasan itu karena kemampuan alat perekaman KTP hanya 250 keping per harinya dan alat perekaman terbatas, begitupun tenaga operator server perekaman KTP. 

Baca juga: 250 KTP Elektronik Pemilih PSU Pilgub Kalsel Rusak, Kantor Disdukcapil Tetap Buka di Hari Libur

Baca juga: Warga Antre Cetak E-KTP Jelang PSU Pilgub Kalsel, Ini Kata KPU Banjarmasin

Baca juga: VIDEO Jelang PSU Pilgub Kalsel, Warga Kabupaten Banjar Antre Berjam-jam untuk Dapat KTP

"Pemohon KTP yang umum saja, satu bulan yang lalu baru menerima undangan perekaman. Khusus pemohon KTP di PSU ini sudah dilayani maksimal," katanya. 

Jayadi mengaku tidak semua pemohon yang melampirkan surat rekomendasi dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang disetujui.

Itu karena pemohon masih kekurangan persyaratan seperti tidak melampirkan kartu keluarga dan persyaratan lainnya, seperti apakah benar tercantum dalam DPT Pilgub Kalsel. 

Wahab, warga Desa Kalampayan Tengah mengaku terpaksa melampirkan daftar nama pemohon KTP yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Kami terpaksa memotokopi DPT sebagai lampiran pemohon KTP warga kami," katanya. 

Koordinator Divisi Penyelenggaraan Pemilu pada KPU Kabupaten Banjar, Muhammad Zain menegaskan pemilih yang datang ke TPS pada PSU Pilgub Kalsel 9 Juni 2021 ini adalah yang menerima undangan memilih ke TPS dan memperlihatkan KTP atau Suket.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved