Breaking News:

Berita HST

Tanpa Perlawanan, ODGJ Dipasung di HST Dibebaskan Petugas

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan kondisi dipasung kembali ditemukan di Kalimantan Selatan.

Penulis: Milna Sari | Editor: Edi Nugroho
Balai Budi Luhur Banjarbaru
Pembebasan MH dari rantai yang memasungnya. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID - Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan kondisi dipasung kembali ditemukan di Kalimantan Selatan.

Kali ini MH (37) warga Desa Bangkal, Kecamatan Labuan Amas, Kabupaten Hulu Sungai Tengah telah dipasung selama lima bulan dengan kaki terikat rantai.

MH terpaksa dipasung lantaran sering kambuh dan dianggap meresahkan oleh warga sekitar.

"Iya kemarin Kementerian Sosial melalui Balai Budi Luhur Banjarbaru melaksanakan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa Respon Kasus Bebas Pasung terhadap di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan terhadap MH ini," ujar Pekerja Sosial Muda Balai Budi Luhur, Nursoleh kepada Banjarmasinpost.co.id Selasa (8/6/2021).

Baca juga: Broadcast Group WA Meresahkan, Polsek Anjir Pasar Batola Amankan Pria Diduga ODGZ

Dalam penyelamatan ODGJ dipasung Tim Respon Kasus (TRK) Balai Budi Luhur yang berjumlah tigq orang pekerja sosial langsung bertindak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait pemasungan terhadap MH.

Nursoleh menjelaskan bahwa Balai Budi Luhur berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Puskesmas Labuan Amas dan Kepala Desa Bangkal guna membebaskan MH dari pasung.

"Pemasungan dalam bentuk apapun tidak dibenarkan. Dari hasil asesmen yang kami lakukan, MH butuh perawatan medis segera," ujar Nursoleh.

Pada kaki MH juga sudah ditemukan bekas rantai yang mengikatnya. Pasung menurut Nursoleh bukan untuk kebaikan ODGJ, justru memperparah gangguan kejiwaannya. MH dibebaskan tanpa perlawanan.

Selanjutnya dengan menggunakan unit Ambulans Balai Budi Luhur MH dievakuasi menuju Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum untuk mendapatkan perawatan medis dan pemeriksaan kejiwaan.

"Setelah dinyatakan tenang, nantinya kami akan memberikan rehabilitasi sosial terhadap MH berupa layanan residensial ataupun layanan berbasis keluarga", tambah Nursoleh.

Kepala Desa Bangkal Hulu Sungai Tengah, Syarkawi sangat mengapresiasi kegiatan Bebas Pasung warganya dan berterima kepada Kementerian Sosial.

"Terima kasih Kemensos dan Budi Luhur, semoga di desa kami tidak ada lagi kasus ODGJ dipasung," ucap Syarkawi.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved