Breaking News:

Kriminalitas Banjarmasin

VIDEO  WNA Berpaspor Ghana Dibekuk Polisi Polda Kalsel, Terlibat Penipuan Penjualan Barang Impor

SO (36) WNA berpaspor Ghana ditangkap Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Kalsel karena terlibat dalam penipuan penjualan barang impor

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masih ingat dengan kasus dugaan penipuan bermodus penjualan barang impor dengan tersangka warga negara asing (WNA) berpaspor Nigeria yang diungkap Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Kalsel di Bulan April Tahun 2021 lalu?

Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Kalsel kembali berhasil menciduk seorang tersangka lainnya yang merupakan rekanan tersangka sebelumnya di jaringan penipuan yang menyebabkan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Hasil penyelidikan dan proses pengungkapan tersebut dibeberkan oleh Plt Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel, AKBP Budi Hermanto melalui Kasubdit V Tipidsiber, AKBP Zaenal Arifien, Senin (7/6/2021).

Tersangka yang diamankan yaitu berinisial SO (36) WNA berpaspor Ghana.

Dijelaskan AKBP Zaenal, SO diamankan Tim Subdit V Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Kalsel dibantu Subdit Tipidsiber Polda Metro Jaya saat berada di suatu rumah berlokasi di Komplek Taman Ubud Kencana 7, Desa Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kumat (28/5/2021).

Tersangka tindak pidana ITE ini berhasil ditangkap setelah dilakukan penyelidikan oleh petugas sejak sehari sebelumnya di kawasan Banten.

"Ini pengembangan dari pengungkapan sebelumnya yang tersangka WNA Nigeria. Dari tersangka sebelumnya, sirkulasi hasil kejahatan ditelusuri ada ke SO ini WNA Ghana," kata AKBP Zaenal.

Dari tersangka SO, petugas menyita sejumlah barang bukti di antaranya satu kartu ATM Bank BCA, satu buku tabungan Bank BCA, dua telepon genggam, satu fotokopi paspor dan satu Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) atas nama tersangka.

"Tersangka sekarang sudah diamankan di Banjarmasin untuk penyidikan lebih lanjut. Tersangka terancam hukuman hingga 6 tahun penjara. Kemungkinan nanti masih akan ada tersangka lain karena masih kami kembangkan," terangnya.

Karena merupakan satu jaringan sindikat, jika dirunut dari pengungkapan sebelumnya, komplotan ini menggunakan sejumlah modus dalam melancarkan aksi penipuannya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved