Breaking News:

Berita Banjarmasin

Lahan Terkena untuk Jembatan HKSN Banjarmasin, Warga Harapkan Dapat Ganti Rp 2 Miliar

Pemilik kos terkena lahannya untuk pembangunan jembatan HKSN Banjarmasin dapat ganti Rp 955 juta, inginnya Rp 2 miliar supaya dapat lokasi pengganti.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin mengerjakan proyek pembangunan jembatan, di Jalan HKSN, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan.

Namun dalam prosesnya pengerjaan proyek tersebut memerlukan ruang, sehingga pemerintah harus membebaskan lahan milik warga. Pembebasan itu tentunya membuat warga harus mencari tempat tinggal baru.

Meski mendapat ganti rugi dari Pemko Banjarmasin, namun nilainya dirasa tidak sesuai dengan keperluan.

Seperti diungkapkan oleh Yazid Abdullah (39), pemilik Kios Lia yang lokasinya tidak jauh dari pembangunan jembatan baru.

Baca juga: Geger Temuan Mayat Telentang Tanpa Pakaian di Kampung Sasirangan Banjarmasin

Baca juga: VIDEO Uniknya TPS 20 di Kelurahan Murung Raya, PSU Pilgub Kalsel 2020 Rasa Hajatan Pernikahan

Menurutnya, nilai Rp 955 juta untuk ganti rugi masih belum cukup, guna keperluannya mencari lokasi baru membuka kios.

"Kalau saya inginnya Rp 2 miliar untuk ganti rugi ini. Soalnya sampai sekarang saya belum dapat lokasi baru yang harganya di bawah Rp 1 miliar," katanya, Rabu (9/6/2021).

Yazid mengungkapkan waktu pembayaran ganti rugi itu pun juga masih simpang siur, alias belum ada kepastian.

"Kemarin ada katanya bilang Mei, sekarang sudah lewat dan ada juga yang bilang 15 Juni ini. Untuk besarannya ada yang bilang setengah dulu, ada juga yang bila dibayar penuh," jelasnya.

Baca juga: VIDEO PSU Pilgub Kalsel 2020, Satpolair Polresta Banjarmasin Pantau TPS di Pesisir

Baca juga: Beberapa Modal dari Mahasiswi Perekam Medis Ini untuk Ikut Pemilihan Putri Pariwisata Kalsel

Meski demikian Yazid secara pribadi mendukung, dengan adanya proyek pembangunan jembatan baru tersebut.

Sebab menurutnya dengan akses pengguna jalan yang baik, tentunya dapat meningkatkan tarap ekonomi di masyarakat.

"Untuk kemajuan kedepannya bagus, karena warga di sekitar sini bisa memanfaatkan fasilitas itu. Tapi kalau bisa nilai ganti rugi mempertimbangkan keperluan kami," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved