Breaking News:

HSU Mantap

Pendapatan Daerah Berkurang, Bupati HSU Abdul Wahid Ungkapkan Penyebabnya

Bupati HSU Abdul Wahid sebut berkurangan dana transfer dari pemerintah pusat, menjadi sebab berkurangan pendapatan daerah saat paripurna di DPRD HSU.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Abdul Wahid HK. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Abdul Wahid HK, membeberkan penyebab anggaran tahun 2020 mengalami penurunan.

Hal ini diungkapkannya saat paripurna DPRD Kabupaten HSU, dengan agenda penyampaian penjelasan pemerintah daerah atas diajukannya rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 dan rancangan peraturan Bupati tentang penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020.

"Dalam ringkasan laporan realisasi anggaran tahun 2020 yang kami sampaikan, untuk pos pendapatan daerah semula ditargetkan sebesar Rp 1.269.865.899.942,00. Setelah dihitung akhir tahun anggaran, terealisasikan sebesar Rp 1.231.664.954.683.34 atau lebih kurang sekitar 96,99persen," rinci Bupati.

Lebih lanjut, dia menjelaskan tidak tercapainya pendapatan daerah Tahun Anggaran 2020 ini disebabkan beberapa faktor.

Di antaranya, dikuranginya dana transfer dari pemerintah pusat, yakni yang bersumber dari dana alokasi umum dikurangi sekitar 0,7persen dan dana alokasi khusus dikurangi sekitar 3,12persen dari target yang semula diestimasikan. 

Selain itu, berkurangnya dana bagi hasil pajak dari pemerintah provinsi yakni dikurangi sekitar 14, 69 persen dari target yang semula diestimasikan. 

Ditambah lagi dengan, tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi daerah dari realisasi sekitar 73, 43 persen hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, terealisasi sekitar 61,12 persen dan lain-lain PAD yang sah teralisasi hanya sekitar 86,11.

Sedangkan untuk pos belanja daerah dalam perubahan APBD tahun 2020, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 1.467.200.929.501,36.

Namun setelah dihitung perhitungan akhir tahun anggaran realisasi sebesar Rp 1.246.904.952.682,00 atau  terealisasikan hanya sekitar 84,99 persen dari total anggaran. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved