Breaking News:

Berita Banjarbaru

PLN Kalselteng Segera Dedieselisasi 11 ULD untuk Tekan Biaya Pokok Produksi

Dediesilisasi langkah PLN Kalselteng mensubstitusi pembangkit listrik pakai BBM ke sumber energi lain yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

PLN UIW KALSELTENG
Sampai saat ini PLN Kalselteng mengelola sebanyak 44 Unit Listrik Desa (ULD). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng) memastikan terus menekan Biaya Pokok Produksi (BPP).

Pihaknya melakukan beragam efesiensi dari segala sektor, salah satunya adalah dedieselisasi pembangkit. 

Dediesilisasi merupakan langkah PLN mensubstitusi pembangkit listrik yang mengonsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke pembangkit ke sumber energi lain yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

Langkah ini juga menjadi upaya perseroan mengeksplorasi sumber-sumber energi ramah lingkungan serta menggali potensi energi setempat yang bisa dikembangkan di masa mendatang. 

General Manager PLN Kalselteng, Tonny Bellamy, mengatakan, salah satu indikator listrik murah adalah BPP itu sendiri.

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021, PLN UPT Kalselteng Lakukan Penghijauan di Meratus

Baca juga: Formasi CPNS 2021 Lulusan SMA/SMK Sederajat, Mulai dari Instansi Kejaksaan RI hingga Kemenkum HAM

Pihaknya terus berupaya mengkonversi pembangkit mahal seperti diesel dengan pembangkit yang lebih murah dan ramah lingkungan. 

Tonny menjelaskan bahwa sampai saat ini PLN Kalselteng mengelola sebanyak 44 Unit Listrik Desa (ULD) dengan lokasi tersebar. Target dedieselisasi sampai akhir tahun 2021 sebanyak 11 ULD.

"Rencana sampai dengan 2021 adalah dedieselisasi 11 ULD yang tersebar di Kalselteng, konversi diesel ini dilakukan ke sumber energi primer lain yang lebih ramah lingkungan," tambah Tonny. 

Adapun ULD tersebut adalah Benua Riam, Tanjung Seloka, Tanjung Batu, Geronggang, Tumbang Jutuh, Tumbang Talaken, Tumbang Miri, Sebangau, Sungai Hanyu, Luwe Hulu dan Timpah. 

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved