Breaking News:

Berita Kalteng

Sekolah di Kotim Laksanakan Belajar Tatap Muka, Satgas Covid-19 Minta Perketat Protokol Kesehatan

Siswa SD dan SMP di Kotim mulai berlajar tatap muka, sekolah sudah mendapat izin dari Satgas Covid 19 dengan syarat memperhatikan prokes

banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Pelajar SDN-6 Mentawa Baru Hulu Sampit, masuk sekolah untuk belajar tatap muka dan ulangan kenaikan kelas di sekolah 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Proses belajar mengajar sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah mulai diterapkan atas persetujuan instansi berwenang.

Sejumlah anak di beberapa sekolah dasar dan sekolah setingkat SMP sejak beberapa hari ini mulai kembali belajar tatap muka di sekolah,

Bahkan saat ini, mulai melakukan ulangan kenaikkan kelas di sekolah masing-masing.

Rabu (9/6/2021), para pelajar yang datang ke sekolah tampak senang.

Baca juga: Jadi Calo CPNS Kuras Uang Korban Puluhan Juta, Oknum ASN Pemprov Kalteng Ditangkap

Baca juga: Apel Operasi Yustisi Tim Pemburu Covid-19, Polda Kalteng Bagikan 200 Ribu Masker

Satu setengah tahun belajar daring di rumah, kini mereka bisa datang ke sekolah untuk mengikuti proses belajar tatap muka di kelas langsung bertemu guru.

Bertepatan dengan ulangan kenaikkan kelas, sejumlah siswa mengaku sudah siap mengikutinya.

Dua minggu sebelumnya mereka sudah menjalani proses belajar mengajar tatap muka di sekolah.

"Aku sudah siap, sudah belajar di rumah juga," ujar Azis salah satu siswa SDN-6 MBH Sampit.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kotim, Multazam, membenarkan, sekolah sudah melakukan tatap muka setelah mengkaji dan membolehkan belajar di sekolah.

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel 2020, di TPS 04 Desa Pualam Binuang Tapin, Pemilih Masih Berdatangan

Baca juga: PSU Pilgub Kalsel 2020, Surat Suara Kurang di TPS Banjarmasin Selatan, Pemilih Terpaksa Menunggu

"Tapi kami minta kerjasama semua pihak selama proses belajar di sekolah agar Protokol Kesehatannya diperhatikan secara ketat," ujarnya.

Hermanto, Wali Kelas IV B SDN-6 Mentawa Baru Hulu, Sampit, mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan kewajiban memperketat protokol kesehatan terhadap anak dan guru selama proses belajar mengajar di sekolah ukan.

"Masuk sekolah wajib pakai masker, diperiksa suhu badan, semua orang yang masuk wajib cuci tangan, di kelas diberikan jarak antar bangku, siswa yang belajar dalam kelas di bagi dua shift," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved