Breaking News:

Berita Batola

VIDEO Dirawat di Rumah Sakit, Takmir Masjid di Batola Ini Tak Tahu Rumahnya Direhab TNI

Kodim 1005 Barito Kuala (Batola) merehab rumah keluarga Badarudin seorang takmir masjid di Desa Antar Raya

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - kebahagiaan menyelimuti keluarga Badarudin, warga Desa Antar Raya, RT 02, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala.

Bagaimana tidak, selama dua pekan pengerjaan, rumah tidak layak huni yang selama ini ia tempati mendapatkan rehab gratis dari Kodim 1005 Barito Kuala.

Peresmian dilakukan oleh Dandim 1005 Barito Kuala, Letkol Ari Priyudono bersama sejumlah staf dan disaksikan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan program rehab ini merupakan bagian dari program bakti TNI dalam menangani masalah-masalah sosial dan kemanusiaan. Baik berdasarkan permintaan maupun inisiatif dari angkatan darat.

"Pada semester pertama ini total 13 rumah tidak layak huni kita bantu untuk rehab, tersebar di 17 kecamatan se Kabupaten Batola," ungkap Arie.

Ia pun menambahkan, kegiatan RTLH ini juga bagian dari upaya TNI yang diarahkan untuk membantu tugas pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, terutama penerima bantuan. Kita berharap ke depan kegiatan ini dapat terus terlaksana," ucapnya.

Terkait bantuan yang diterima Badarudin (52), Kades Antar Raya Suriadi menyampaikan, pihaknya menyambut baik dan mengucapakan terima kasih tak terhingga atas terlaksananya program ini untuk warganya.

Terlebih lagi saudara Badarudin, warga yang menerima bantuan rehab merupakan kategori yang sangat memerlukan.

kondisi rumah Badarudin memang sudah tidak layak huni. Di sisi lain, Badarudin juga turut berkontribusi dalam kegiatan sosial di masyarakat. Yakni sebagai takmir masjid yang berada tepat di samping rumahnya.

"Saat ini pak Badarudin yang menerima bantuan program masih dirawat di rumah sakit dan belum mengetahui rampungnya rehab yang dilaksanakan," tutur Suriadi

. Ia pun beranggapan rehab rumah ini akan menjadi kado atau perhatian baik baginya, karena perbaikan rumah hingga layak huni merupakan sesuatu yang dinantikannya sejak lama. (banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved