Breaking News:

Berita HSU

Warga Kabupaten HSU Manfaatkan Aliran Air Sungai untuk Pelihara Ikan

Penggunaan aliran sungai oleh warga Kabupaten HSU untuk pelihara ikan lebih ekonomis dengan harga jual lebih tinggi. Panen bisa memperoleh 2 ton ikan.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Pemanfaatan aliran air sungai oleh warga Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (9/6/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, dilalui tiga sungai besar, yaitu sungai balangan, Sungai Tabalong dan Sungai Negara.

Selain adanya tiga sungai besar ini, juga banyak anak sungai yang mengalir hingga ke desa desa.

Sebagian warga Kabupaten HSU memanfaatkan aliran sungai untuk membudidaya ikan.

Penggunaan aliran sungai untuk memelihara ikan, jelas lebih menghemat. Karena, mereka tidak perlu menyiapkan lahan untuk tambak dan juga tidak menyediakan air. 

Baca juga: Kebakaran Kalsel, Dua Bangunan Pinggir Sungai Hangus di Kabupaten HSU

Baca juga: Narkoba Kalsel, Pemuda Bawa Sabu Ditangkap di Depan Halte Pasar Rakyat Muara Tapus

Menurut seorang Petani ikan tambak yang menggunakan aliran air sungai, Salman, Rabu (9/6/2021), memelihara ikan di sungai memerlukan keahlian.

Risiko untuk terjadi gagal panen, cukup tinggi. Memerlukan kehati-hatian, jika tidak, bisa banyak yang mati.

“Pernah mati mendadak karena kekurangan oksigen saat kemarau. Debit airnya menurun,” ulasnya

Keramba untuk mengurung ikan, tidak bisa hanya menggunakan jarring yang biasa dipakai. Melainkan, menggunakan kotak dari kayu ulin dan juga pelampung.

Baca juga: Pedagang Ikan di Pasar Subuh Kota Raja Amuntai Kabupaten HSU Minta Bangunan Los

Baca juga: Narkoba Kalsel, Lelaki Bawa 2 Paket Sabu Dalam Sepatu Berhasil Diamankan Polres HSU

“Untuk pembuatan keramba, memerlukan modal cukup banyak. Ditambah adanya pelampung dari drum. Kurungan ikan ini diikat agar tidak hanyut saat musim penghujan atau saat debit air sungai tinggi," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id. 

Saat ini, Salman memiliki 12 keramba yang dalam satu kali panen bisa menghasilkan 2 ton ikan. Jenis yang  dipelihara adalah tauman. “Kami menjual ikan berukuran besar, sesuai dengan keperluan pelanggan,” ujarnya. 

Biasanya ikan yang dijual berukuran 3 kilogram untuk satu ekornya.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved