Berita Banjarmasin

Buntut Keributan di Jalan Prona Banjarmasin, Polda Kalsel Tetapkan Seorang Tersangka

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus keributan yang terjadi di Jalan Prona I, Kelurahan

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Edi Nugroho
Iman
Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo bersama personelnya membubarkan keramaian dan insiden keributan di Jalan Prona 1, Banjarmasin. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus keributan yang terjadi di Jalan Prona I, Kelurahan Pemurus Luar, Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin pada Rabu (31/3/2021).

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i, Kamis (10/6/2021) mengatakan, kasus yang ditangani Polda Kalsel tersebut berawal dari laporan yang diterima Kepolisian.

"Beberapa waktu yang lalu memang ada kejadian yang mana ada laporan (terhadap) saudara Jurkani ini sudah kami terima dan kami proses," kata Kombes Pol Rifa’i.

"Proses kan memerlukan waktu, secara teknis kami tidak bisa sampaikan. Yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka," lanjutnya.

Baca juga: Pemicu Keributan Rizky Billar dan Lesti Kejora Terungkap, Sosok Rizki DA Terbawa-bawa

Baca juga: Kondisi Tangan Betrand Peto Usai Keributan di Sesi Foto Sarwendah, Istri Ruben Onsu: Angkat Beban

Baca juga: VIDEO Polresta Banjarmasin Tangani Insiden Keributan di Jalan Prona 1

Kombes Pol Rifa’i juga mengatakan, berkas-berkas terkait kasus tersebut sudah dilengkapi dan rencananya akan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) dalam waktu dekat.

"Inshaallah besok ya ini sudah P21 dari kejaksaan dan besok akan kami serahkan tahap kedua kepada Kejaksaan," ungkapnya.

Informasi dihimpun, setelah berstatus tersangka, yang bersangkutan juga saat ini telah ditahan oleh Kepolisian.

Diketahui sebelumnya, kasus keributan yang terjadi di Jalan Prona I, Kelurahan Pemurus Luar, Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin pada Rabu (31/3/2021) tersebut melibatkan nama Jurkani dan sejumlah orang termasuk pelapor, Salmansyah.

Dimana Jurkani dan Salmansyah sempat bersitegang hingga coba dilerai dan dipisahkan oleh sejumlah warga yang ada di sekitar lokasi.

Keributan tersebut akhirnya dapat benar-benar dinetralisir setelah puluhan personel Kepolisian yang dipimpin oleh Waka Polresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo tiba di lokasi.

Namun karena merasa tak terima, Salmansyah di hari yang sama melaporkan Jurkani ke pihak Kepolisian yang mana saat itu laporan dilayangkan ke Polresta Banjarmasin.

Jurkani diketahui merupakan bagian dari Tim Hukum Paslon Nomor Urut 2 di Pilgub Kalsel, H Denny Indrayana-H Difriadi (H2D).

Terkait penetapan tersangka itu, Juru Bicara Tim Hukum H2D, M Raziv Barokah mengatakan, sudah mengetahui akan penetapan tersangka terhadap rekanannya tersebut.

"Sudah (mengetahui)," kata Raziv dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Kamis (10/6/2021).

Raziv mengatakan, pihaknya tentu akan terus melakukan pendampingan hukum terhadap Jurkani dalam seluruh proses hukum yang dijalani.

"Tentu kami dampingi penuh," kata Raziv. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved