Breaking News:

Kapuas Kota Air

Bupati Kapuas Pimpin Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Tahun 2018-2023

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat pimpin Musrenbang Perubahan RPJMD sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

Humas Kominfo Kapuas
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat saat memimpin Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Kapuas Tahun 2018 – 2023, didampingi Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor, Ketua DPRD Kapuas Ardiansah dan Sekda Kapuas Septedy, di Aula Bappeda Kapua 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat pimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kapuas Tahun 2018 – 2023, bertempat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kapuas, Rabu (9/6/2021).

Penyusunan Dokumen Perubahan RPJMD Kabupaten Kapuas Tahun 2018 – 2023 sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

Yakni tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah; akan memasuki tahapan penyusunan Rancangan Akhir Perubahan RPJMD Kabupaten Kapuas Tahun 2018 – 2023.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kapuas Ardiansah, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Septedy, sejumlah Anggota DPRD Kapuas.

Juga seluruh Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas, para Camat se Kabupaten Kapuas, Tenaga Ahli Perencanaan RPJMD Kapuas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Pemuda yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat menjelaskan bahwa ada empat hal yang mendasari RPJMD mengalami perubahan yakni, karena terjadinya Rekopusing (Pemotongan Anggaran), adanya Pandemi Covid-19 dan menetapkan strategi berperang melawan serta memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Kapuas.

“Yang ketiga adalah karena ditetapkannya Kabupaten Kapuas sebagai ketahanan pangan Nasional (Food Estate) serta kita harus mendukung rencana pemekaran Daerah Otonomi baru yakni Kabupaten Kapuas Ngaju,” ungkap Ben Brahim.

Dirinya meminta kepada Tim Penyusunan Dokumen Perubahan RPJMD Kabupaten Kapuas Tahun 2018 – 2023 agar menyelesaikan rancangan RPJMD sebelum bulan Juli 2021.

Halaman
123
Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved