Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Ini Lima BUMN Penyumbang Terbesar Dividen 2021, BRI di Urutan Pertama

Walau pandemi, lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih bisa menyumbang dividen terbesar.

Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Menjelang Idul Fitri 1442 H, Pertamina Marketing Operation Region Kalimantan memastikan kebutuhan konsumsi BBM & LPG di wilayah Kalimantan terpenuhi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Walau pandemi, lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih bisa menyumbang dividen terbesar.

Diakui tak sesuai target, namun sumbangan dividen cukup lumayan. 

Lima penyumbang terbesar berada di urutan pertama BRI. Selanjutnya disusul PT Bank Mandiri Tbk.

Sedangkan PT Pertamina berada di urutan ketiga.

Baca juga: Hasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 17 Telah Diumumkan, Ini yang Harus Dilakukan Pelamar

Baca juga: Harga Bitcoin Terus Menanjak Menuju US$ 40.000, Trader Acuhkan Sentimen Negatif dari China

Kementerian Keuangan mengungkap lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan sumbangan dividen terbesar pada tahun 2020.

"Penyumbang dividen terbesar berasal dari lima BUMN dengan kontribusi sebesar 90,6% dari total dividen bagian pemerintah untuk 2020," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio N. Kacaribu dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI, Kamis (10/6).

Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Ilustrasi/kompas.com)

Terperinci, sumbangan dividen terbesar pertama datang dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) sebesar 26,4% dari total dividen bagian pemerintah.

Kedua, PT Bank Mandiri Tbk yang menyumbang 22,2%. Kemudian PT Pertamina 19,1%, PT Telkom Indonesia Tbk sebesar 17,8%, dan PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk sebesar 5,2%.

Dilansir dari kompas.com dengan judul ini-5-bumn-penyumbang-dividen-terbesar-tahun-2020,  sumbangan dividen pada tahun 2020 dengan total Rp 44,6 triliun tercatat turun 11,86% year on year (yoy) dari tahun 2019 yang sebesar Rp 50,6 triliun.

Febrio bilang, ini tak lepas dari dampak Covid-19.

“Di 2020 terkena pandemi. Namun, dividen tidak terkoreksi terlalu banyak,” jelasnya.

Kemudian, selain dalam bentuk dividen, BUMN juga menyumbang pendapatan negara dalam bentuk perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lainnya.

Sumbangan pepajakan BUMN pada tahun lalu tercatat Rp 245 triliun. Angka tersebut juga turun dari setoran pada tahun 2019 yang sebesar Rp 285 triliun.

Baca juga: Hasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 17 Telah Diumumkan, Ini yang Harus Dilakukan Pelamar

Kontribusi ini berupa setoran pajak terkait dengan Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Penambahan Nilai (PPN), bea cukai, pajak lainnya, serta retribusi pemerintah daerah (pemda).

Kemudian, sumbangan BUMN dalam bentuk PNBP lainnya tercatat Rp 86 triliun. Terdiri dari pembayaran royalti, iuran minyak dan gas (migas), serta iuran jasa kepelabuhan, dan lain-lain.

Editor: M.Risman Noor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved