Breaking News:

Berita Balangan

Jaga Kelestarian Ikan Lokal, 10 Ribu Bibit Ikan Papuyu Ditebar di Kawasan Perairan Balangan

10 ribu bibit ikan jenis papuyu ditebar pada kawasan perairan di  Lajar-Papuyuan, Desa Matang Hanau, Kecamatan Lampihong

banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Bupati Balangan, Abdul Hadi menebar bibit ikan papuyu di kawasan perairan Desa Matang Hanau, Kecamatan Lampihong, Kamis (10/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - 10 ribu bibit ikan jenis papuyu ditebar pada kawasan perairan di  Lajar-Papuyuan, Desa Matang Hanau, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Kalsel, Kamis (10/6/2021).

Program penebaran bibit ikan atau restocking ini merupakan kegiatan dari Dinas Perikanan Kabupaten Balangan yang tujuannya untuk mengoptimalisasi kawasan perairan umum untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Balangan, Abdul Hadi didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Balangan, Rudi Firmansyah secara langsung menebar ribuan ikan ke perairan, Disaksikan pula oleh para tamu undangan yang berhadir dan masyarakat setempat.

 Rudy mengatakan, melalui penyebaran bibit ikan lokal ini diharapkan mampu meningkatkan dan menjaga sumber daya hasil air di Balangan. Terlebih kawasan tempat penebaran ikan sering kali menjadi tempat pemancingan warga.

Baca juga: Ribuan Benih Ikan Papuyu dan Gabus Ditebar di Batibati, DKPP Tala Ingatkan Hal ini

Baca juga: VIDEO 50 Ribu Papuyu dan 2.500 Patin Dilepas di Danau Seran Kota Banjarbaru

"Tujuan utama dari restocking ini yakni untuk pelestarian sumber daya hasil air dalam hal ini yakni ikan lokal papuyu dan baung," ucap Rudi.

Pelaksanaan restocking pada tahun ini akan dilakukan dua kali. Selain di kawasan perairan Lajar Papuyuan, penebaran bibit ikan ucap Rudi juga akan dilakukan di Desa Baruh Bahinu, Kecamatan Paringin Selatan.

Adapun jenis ikan yang akan disebar yakni bibit ikan baung berjumlah 10.000 ekor. Apalagi Baruh Bahinu dianggap lokasi yang tepat untuk melestarikan ikan lokal.

Tentunya, melalui penebaran bibit ikan tersebut, Rudi berharap ikan papuyu dan baung tetap lestari. Sehingga kedepannya para anak cucu pun akan dapat mengenal dua jenis ikan tersebut.

Baca juga: Sebanyak 15 Ribu Bibit Haruan dan Papuyu Akan Dilepas di Kolam Desa Hiyung Kabupaten Tapin

Baca juga: Dinas Perikanan Kabupaten Kapuas Berikan Bantuan 30 Ribu Bibit Ikan Papuyu kepada Pokdatan Dadahup

"Kami khawatir kedepannya anak cucu tidak tahu ikan lokal karena adanya kegiatan ilegal fishing dan sejenisnya," ungkap Rudi.

Warga di kawasan itu pun nampak senang adanya kegiatan restocking ikan. Terlebih, apabila selalu ada ikan, maka pemancing pun berdatangan dan wilayah Trans Lajar Papuyuan selalu dikunjungi orang.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved