Berita Tanahlaut

Pangsa Pasar Cerah, Bupati Tala Dorong Warganya Kembangkan Tanaman Hidroponik

Pemkab Tala mendorong penduduk setempat mengembangkan budidaya tanaman hidroponik karena di pasar modern bernilai jual tinggi

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
Sumitro (berdiri) dan Karyati, guru SMAN 1 Pelaihari, memperlihatkan selada yang dipanen di green house hidroponik setempat, Selasa (8_6) 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pasar komoditas tanaman yang dibudidayakan secara hidroponik cukup prospektif.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), mendorong penduduk setempat mengembangkan pola budidaya modern tersebut.

"Potensi ekonomi tanaman hidroponik sangat menggiurkan, karena mendapat tempat di pasar modern dengan nilai jual cukup tinggi," sebut Bupati Tala HM Sukamta, Kamis (10/6/2021).

Itu sebabnya orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini mengatakan pengembangan hidroponik perlu mendapat perhatian khusus.

Baca juga: Perbaiki Ekosistem, Tanahlaut Hijaukan Kawasan Mangrove di Desa Pagatanbesar

Baca juga: Peduli Terhadap Pelestarian Kain Khas Kalsel, Dispusip Tala Gelar Kelas Sasirangan

Pasalnya peluang bisnisnya sangat terbuka lebar.

Ia mengharapkan masyarakatnya dapat memanfaatkan pekarangan atau lahan yang dimiliki sebaik mungkin melalui penanaman aneka jenis tanaman seperti sayuran.

Dengan begitu kelak sayuran organik dari Tala akan membanjiri pasar retail dan modern.

"Hal ini dapat menjadi peluang meningkatkan ekonomi masyarakat itu sendiri," tandasnya.

Sukamta begitu semringah ketika menghadiri panen sayuran hidroponik di SMAN 1 Pelaihari, Selasa kemarin.

Apalagi semua jenis sayuran yang ditanam tumbuh subur seperti selada, pakcoy (sawi sendok), dan kangkung.

Keberadaan tanaman hidroponik di Green House Berseri SMAN 1 Pelaihari mendapat apresiasi tinggi Bupati.

Baca juga: Bea dan Cukai Sampit Kalteng Musnahkan Ratusan Ribu batang Rokok Tanpa Pita Cukai

Baca juga: Inilah Pemenang Pemuda Pelopor Kota Banjarmasin 2021

Begitu pula Wabup Abdi Rahman yang juga turut hadir.

Pengembangan tanaman hidroponik di lingkungan sekolah tersebut berkonsep organik atau tan penggunaan pupuk berbahan kimia.

Potensi usaha tanaman hydroponik tersebut tidak cuma menumbuhkan jiwa kewirausahaan pelajar setempat, juga bermanfaat bagi guru yang telah memasuki masa pensiun.

SMAN 1 Pelaihari pada tahun 2020 lalu mendapat penghargaan Adiwiyata Nasional.

Hingga sekarang mereka terus berupaya melakukan pengembangan.

( Banjarmasinpost.co.id/roy)

  • Berita Terkait :#Berita Tanahlaut
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved