Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Pembunuhan Kalteng : Buruh Sawit di Kotim Ini Tega Tusuk Istri Sendiri, Ternyata Motifnya Karena Ini

Pembunuh susiani (50) sudah terungkap. Pelakunya, ternyata DM (54) suaminya sendiri. Pria ini, membunuh istrinya sendiri karena dongkol.

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Pelaku saat diamankan polisi di Polres Kotim untuk ekspos kasus pembunuhan terhadap istrinya, Kamis (10/6/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasil mengungkap kasus pembunuhan ibu rumah tangga, Susiani (50).

Susiani ditemukan tak bernyawa di areal perkebunan Kelapa Sawit PT MAP Blok B 14, Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) , Kalimantan Tengah, Sabtu (5/6/2021) pukul 08.00 wib.

Mayat tersebut ditemukan oleh anak korban di parit sekitar tempat tinggal korban di mes perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut dalam keadaan tertutup daun pelepah kelapa sawit.

Kemudian, pihak perusahaan melaporkan penemuan mayat tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Tewalang.

Baca juga: Pembunuhan di Kalteng, Suami Siri Habisi Perempuan Kakak Beradik di Pulangpisau

Baca juga: Pembunuhan di Kalteng, Habisi Nenek 63 Tahun dan Lukai Si Cucu di Kapuas, Ternyata Ini Motif Pelaku

Baca juga: Penemuan Mayat di Kalsel, Polisi Gabungan Bekuk Pelaku Pembunuhan Guru Kontrak di Kos Banjarbaru

Setelah melakukan penyelidikan mendalam dengan menannyakan sejumlah saksi terkait penemuan mayat tersebut, polisi kemudian menangkap pelaku, DM (54).

DM (54) yang tak lain adalah suami korban mengakui telah membunuh istrinya sendiri, karena dongkol.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, Kamis (10/6/2021) saat ekspos kasus tersebut mengungkapkan, pelaku tega membunuh istrinya hingga sebelas tusukan dengan pisau dapur, karena selama ini merasa dongkol dengan istrinya yang selalu rewel tentang pendapatan yang sedikit.

"Kasus ini dilatarbelakangi masalah ekonomi yang menyebabkan sering terjadi keributan antara suami dan istri,  selama tiga bulan ini, sehingga akhirnya, suami korban tega membunuh istrinya saat puncak kemarahanya yang sudah lama terpendam," ujarnya.

Dikatakan Kapolres, pihaknya telah memeriksa hingga delapan orang saksi yang akhirnya terungkap pelaku pembunuhan adalah suami korban sendiri.

"Kejadiannya, Jumat (4/6/2021) pukul 08.00 WIB, korban sempat berpamitan, dengan suaminya, untuk memancing, saat itu pelaku sedang memperbaiki tali gerobak di motornya untuk pengangkutan sawit," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved